TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Ratusan Calon Artis Tertipu dan Terlunta-lunta di Jakarta
JAKARTA, KOMPAS.com — Manajemen Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mengaku tidak memiliki kerja sama dengan pihak Triple I Production yang menyelenggarakan kontes Audisi Bintang Nusantara.
Ratusan anak dan remaja yang mengikuti babak grand final kontes yang digelar di Sasono Langen Budoyo, TMII, itu kini telantar setelah panitia tidak bisa memulangkan peserta kembali ke daerahnya masing-masing.
Humas TMII Jerry Lahama mengatakan, hubungan TMII dengan Triple I Production hanya sebatas menyewakan gedung untuk pelaksanaan babak grand final kontes tersebut.
"Kami meluruskan, pihak TMII sama sekali tidak punya kerja sama secara khusus dengan penyelenggara untuk acara ini. Hubungan kami sebatas penyewaan gedung saja," kata Jerry saat ditemui di TMII, Jakarta Timur, Kamis (22/7/2010).
Pihak Triple I Production menyewa Gedung Sasono Langen Budoyo untuk babak grand final kontes tersebut yang sudah diselenggarakan pada Senin. Selain itu, penyelenggara juga sempat menyewa penginapan bagi para peserta di Desa Wisata yang juga terletak di dalam kawasan TMII pada hari Selasa.
Mengenai administrasi pembayaran, Jerry mengatakan tidak ada masalah. Pihak Triple I Production sudah melunasi semua biaya penyewaan gedung berikut fasilitas lainnya.
"Masalah administrasi semua sudah dibereskan. Penyelenggara sudah melunasi biaya sewa gedung Rp 12.500.000 untuk sewa empat jam," katanya.
Namun, menurut Jerry, pihak Triple I Production memang terkesan terburu-buru dan kurang mantap dalam persiapan. Pasalnya, penyelenggara baru menyewa gedung sehari sebelum kontes diadakan.
"Pada hari H juga acara sempat mundur. Mereka konfirmasi awalnya acara jam 13.00 lalu mundur jam 16.00 sampai akhirnya baru dimulai jam 19.00. Namun, kami masih lakukan toleransi dan tidak ada biaya tambahan khusus, mengingat mereka bilang peserta banyak yang terlambat," kata dia.
Usai acara pun, kata Jerry, pihak TMII sudah tidak memiliki hubungan kerja sama lagi. Setelah administrasi dan penyelenggaraan usai, panitia dan peserta melanjutkan dengan acara internal mereka sendiri.
"Jadi, memang tidak ada kerja sama khusus dengan kami. Juga tidak ada kerugian dan penipuan kepada kami," kata dia.
