Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 17:34 WIB
TPA Nambo Pasti Dibangun
Ratih P Sudarsono | I Made Asdhiana | Jumat, 30 Juli 2010 | 19:21 WIB
|
Share:

BOGOR, KOMPAS.com - Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu atau TPST Nambo di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor pasti akan dibangun. Proses pembangunan TPST tersebut berjalan sesuai rencana.

Kami optimis target TPST dibangun pada 2011 dapat dilaksanakan.
-- Lalu Suryade

Wakil Panitia Khusus Pengelolaan Sampah DPRD Jawa Barat, Lalu Suryade mengungkapkan hal itu usai Pansus tersebur rapat kerja dengan Sekretaris Daerah dan sejumlah kepala dinas Kabupaten Bogor serta Perhutani Bogor, di Cibinong, Bogor, Jumat (30/7/2010).

"Dari paparan pihak-pihak terkait dalam rapat, kami menyimpulkan, langkah-langkah untuk membangun TPST tersebut berjalan sesuai prosedur, sehingga kami optimis target TPST dibangun pada 2011 dapat dilaksanakan," katanya.

Optimis pansus karena lahan yang dibutuhkan seluas 25 hektar sudah dibebaskan. Sedangkan lahan seluas 100 hektar, yang dikuasai Perhutani, tinggal melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov Jabar, Pemkab Bogor, dan Perhutani.

 

Untuk mendorong nota kesepahaman tersebut cepat ditandatangani, lanjut Lalu Suryade, Pansus segera mengadakan pertemuan dengan Perhutani Regional 3 Jawa Barat di Bandung.

"Memang Perhutani Bogor tadi sempat mengungkapkan pihaknya agak mendapat masalah untuk perubahan alih fungsi lahan itu karena ada edaran Menteri Kehutanan yang mengharuskan penghutanan kembali lahan krisis oleh Perhutani. Namun lahan Perhutani di Nambo sejak awal tidak ada hutan, tidak ada green value-nya," ungkap Lalu.

Ia menambahkan, TPST Nambo sangat penting karena merupakan TPST regional yang akan dimanfaatkan oleh Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, serta DKI Jakarta. Kapasitas TPST tersebut 9.000 ton per hari.

Pembangunan fisik TPST menggunakan dana dari APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten Bogor.