JAKARTA, KOMPAS.com — Forum Betawi Rempuk atau FBR akan memecat anggota yang terbukti menjadi pelaku dalam bentrokan dengan warga Rempoa, Sabtu (31/7/2010) malam. Hal itu ditegaskan oleh Ketua Umum FBR Lutfi Hakim seusai bertemu Kapolda dan Tokoh Organisasi Masyarakat di Polda Metro Jaya, Minggu (1/8/2010).
"Kami serahkan kepada hukum. Kami akan pecat (anggota) bila berdasarkan penyelidikan kepolisian dinyatakan bersalah," ujar Lutfi.
Dalam kesempatan itu, Lutfi juga meminta maaf atas peristiwa yang terjadi semalam. Ia juga meminta kepada anggotanya agar tidak terpancing provokasi.
"Atas nama pribadi, saya mohon maaf akibat terjadi ketidaknyamanan yang mengatasnamakan FBR," ungkapnya.
Sementara itu, Bahyudin selaku Ketua Umum Kembang Latar menganjurkan agar semua ormas menjaga wilayah masing-masing dan menjaga silaturahim.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Timur Pradopo mengundang tokoh-tokoh organisasi masyarakat untuk berdialog bersama. Tokoh-tokoh organisasi masyarakat diundang oleh Kapolda untuk berdialog agar menenangkan warga. Mereka terdiri dari berbagai organisasi, seperti Kembang Laka, Pemuda Pancasila, Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), dan FBR.

