Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 00:49 WIB
Jelang Idul Fitri
Ayo Tangkap Calo, Berhadiah Rp 5 Juta!
Dwi Bayu Radius | Glori K. Wadrianto | Senin, 30 Agustus 2010 | 13:25 WIB
|
Share:
SURYA/SUGIHARTO

BANDUNG, KOMPAS.com — Masyarakat yang berani menangkap calo tiket kereta api akan diberi hadiah sebesar Rp 500.000. Imbalan untuk mereka yang bisa menyampaikan bukti-bukti keterlibatan orang dalam PT Kereta Api bahkan lebih besar, mencapai Rp 5 juta.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Tunjung Indrawan, seusai pemantauan kesiapan jalur kereta api untuk mudik antara Kroya, Jawa Tengah, hingga Bandung, Minggu (29/8/2010) malam, mengatakan, menangkap calo bisa dijadikan tambahan penghasilan.

Para wartawan yang mewawancarai Tunjung di Bandung pun spontan tersenyum, bahkan beberapa di antaranya tertawa kecil. "Lho, iya. Saya serius.... Serius.... Cari duit," ujar Tunjung menegaskan saat melihat respons para pencari berita.

Beberapa calo sudah tertangkap. Tahun 2009, seorang calo, misalnya, tertangkap dengan barang bukti empat tiket. Sebanyak tiga calo lain memiliki total 40 tiket. Tahun lalu, Tunjung bahkan menangkap sendiri calo yang sedang beraksi.

"Saya sempat memfoto. Karena kedudukan, saya tak boleh memukul. Pernah ada juru kamera televisi merekam aktivitas calo secara sembunyi-sembunyi," katanya. Juru kamera itu sebenarnya berpeluang mendapatkan hadiah. Tunjung menyayangkan, juru kamera tak berani menangkapnya.