Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 01:10 WIB
Pekan Lebaran 2010
Hari Pertama, TMII Akan Ramai Pengunjung
Margareta Engge | Hertanto Soebijoto | Jumat, 3 September 2010 | 09:37 WIB
|
Share:

LEO SUNU
Ilustrasi: Kemacetan kendaraan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Hari pertama Lebaran, Taman Mini Indonesia Indah atau TMII akan dipenuhi dengan masyarakat yang tidak mudik atau pulang ke kampung halaman. Mereka memilih merayakan Lebaran di anjungan-anjungan asal daerah mereka masing-masing untuk mendapatkan suasana berlebaran di kampung halamannya.

"Lebaran hari pertama TMII pasti penuh dengan masyarakat yang tidak pulang kampung. Mereka berlebaran dengan keluarga di anjungan asal daerahnya masing-masing untuk mendapatkan suasana daerahnya," ucap Jaya Purnawijaya, Manajer Informasi TMII, yang diwawancara Kompas.com, Kamis (2/9/2010) di kantornya.

Anjungan-anjungan daerah yang ramai dikunjungi, kata Jaya, adalah anjungan dengan provinsi-provinsi yang mayoritas penduduknya Muslim, seperti Bengkulu, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Lampung.

Di tiap anjungan-anjungan tersebut mereka akan berkumpul dengan masyarakat lainnya yang juga berasal dari daerah yang sama.

"Mereka akan gelar tikar, bawa keluarga, lalu duduk di anjungan daerahnya bersama dengan masyarakat lainnya. Mereka datang karena ada suasana daerahnya. Jadi, bisa melepas kangen dengan kampung halaman," tutur pria tersebut.

Mereka yang datang pada hari pertama Lebaran ke TMII, kata Jaya, adalah komunitas masyarakat daerah yang tidak pulang ke kampung halamannya karena kehabisan tiket ataupun biaya perjalanan pulang yang mahal. Komunitas masyarakat daerah tersebut berasal dari sektor informal masyarakat, seperti pedagang dan pemulung.

"Sudah tiga tahun berturut-turut ini masyarakat Madura datang ke Anjungan Madura pada hari pertama Lebaran, yang jumlahnya 5.000-an," ujar Jaya Purnawijaya.