Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 05:43 WIB
Arus Mudik
ASDP Tambah Kapal Siaga di Merak
| Asep Candra | Sabtu, 4 September 2010 | 11:47 WIB
|
Share:

KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA
Truk angkutan barang mengantre untuk menyeberang di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, Sabtu (12/9), untuk tujuan sejumlah kota di Sumatera. Pemerintah menerapkan aturan larangan beroperasi bagi angkutan barang (kecuali bahan kebutuhan pokok) mulai H-4, agar tidak mengganggu arus mudik.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), mulai Jumat (3/9/2010) kemarin telah menambah kapal ferry yang siaga untuk menyeberangkan pemudik di lintas Merak-Bakauheni dari sebelumnya 18 kapal menjadi 25 kapal roll-on roll off (ro-ro).  

Saat puncak arus mudik yang diperkirakan pada hari Selasa dan Rabu (H-3 dan H-2), jumlah kapal yang disiagakan akan ditambah lagi menjadi 28 kapal yang beroperasi di 5 dermaga. Jumlah ini merupakan kapasitas maksimal di Pelabuhan Merak.   Meskipun ada penambahan jumlah kapal yang signifikan, namun pada puncak arus mudik tetap akan tampak antrian panjang mulai dari titik masuk ke pelabuhan hingga masuk kapal karena lonjakan penumpang diprediksi mencapai 4 kali arus normal.

Demi kenyaman para pemudik sendiri, ASDP Indonesia Ferry menyarankan agar penumpang melintas di  Pelabuhan Merak pada H-6, H-5 dan H-4 dimana lonjakan penumpang belum terlalu besar. “Amat disarankan untuk lewat di Pelabuhan Merak pada hari Sabtu, Minggu dan Senin karena arus penumpang masih sekitar 1,5 kali arus normal” kata Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry  Bambang Bhakti.

Berdasarkan data Jumat 3 September 2010 hingga pukul 20.00 WIB, total penumpang yang melintas di Pelabuhan Merak mencapai 45.084 orang yang terdiri dari 20.980 orang penumpang dengan kendaraan dan 4.104 penumpang pejalan kaki.   Sementara kendaraan yang melintas sebanyak 807 unit kendaraan golongan II, 1.455 golongan IV penumpang, 228 golongan IV barang, 76 unit golongan V penumpang, 665 unit golongan V barang, 236 unit golongan V penumpang dan 1.125 unit golongan VI barang.

Jumlah penumpang dan kendaraan tersebut mampu diseberangkan dari Pulau Jawa menuju Sumatera dengan 25 kapal ro-ro yang beroperasi sebanyak 25 trip. 

Sumber :