Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 01:27 WIB
Mudik Lebaran 2010
Dana Cekak, Tes Urine Hanya sampai Besok
Sandro Gatra | Hertanto Soebijoto | Sabtu, 4 September 2010 | 13:04 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pemerintah melakukan pengecekan urine sopir bus yang akan membawa para pemudik ke berbagai daerah. Hal ini seperti yang dilakukan di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, oleh Badan Narkotika Provinsi DKI Jakarta atau BNP DKI Jakarta berkerja sama dengan berbagai instansi pemerintah.

Pihak BNP membangun tenda di dalam terminal antarkota antarprovinsi (AKAP).

Wulan, salah satu petugas, mengatakan, pemeriksaan dimulai pada Sabtu (4/9/2010) pagi. Dia bertugas bersama 16 petugas lain. Hingga pukul 12.30, sebanyak 41 sopir telah menjalani pemeriksaan urine.

"Belum ada yang positif pakai narkoba atau minuman keras," kata dia ketika ditemui Kompas.com.

Jika nantinya ada yang positif memakai narkoba, kata dia, maka sopir itu dilarang mengemudi bus. Selain itu, pihaknya akan menyerahkan sopir tersebut kepada polisi agar diproses secara hukum.

Selain di Terminal Pulogadung, pihaknya juga melakukan tes urine di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Lebak Bulus, dan Terminal Kalideres. Masing-masing lokasi dijaga sekitar 17 orang.

Namun, pemeriksaan itu hanya dilakukan hingga besok dan target sopir yang dites uriennya hanya sekitar 60 orang. Menurut dia, hal itu akibat keterbatasan dana dan petugas.

"Tanggal 8 September, Kementerian Kesehatan akan gelar kembali selama tiga hari," ujar Wulan.