Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 01:28 WIB
Mudik Lebaran 2010
Sopir Bus Sehat, Busnya Belum Tentu
Laksono Hari Wiwoho | Hertanto Soebijoto | Sabtu, 4 September 2010 | 13:52 WIB
|
Share:
ADI DWIJAYADI Ilustrasi: Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur

JAKARTA, KOMPAS.com — Kesiapan sopir dan awak bus angkutan Lebaran tidak diiringi dengan kesiapan kendaraan. Pada H-6 Lebaran 2010, semua sopir bus lolos tes kesehatan. Namun, ada sejumlah bus yang tak lolos uji kelaikan jalan.

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan bahwa setiap bus yang akan mengangkut penumpang selama Lebaran harus lolos uji kelaikan sebelum pemberangkatan sejak H-7 atau Jumat (3/9/2010). Adapun sopir dan awak bus diperiksa dengan cara menjalani tes urine sejak H-6 atau Sabtu (4/9/2010).

Dalam tinjauan ke dua terminal bus antarkota, yakni Terminal Pulogadung dan Terminal Kampung Rambutan di Jakarta Timur, Gubernur Fauzi Bowo menerima laporan bahwa semua sampel urine dari pengemudi bus telah lolos uji urine yang dilakukan oleh petugas dari Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI Jakarta.

Hingga Sabtu siang, jumlah sopir yang sudah lolos uji kesehatan itu meliputi 37 orang di Terminal Pulogadung dan 21 orang di Terminal Kampung Rambutan. Meski demikian, tidak semua bus lolos uji kelaikan yang dilakukan oleh Unit Pelayanan Terpadu Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB) di setiap terminal.

Di Terminal Kampung Rambutan, setidaknya 13 bus telah dikembalikan ke perusahaan masing-masing dan tidak diperbolehkan beroperasi karena tidak lolos uji kelaikan jalan.

"Sebelas (unit) kemarin, dua (unit) hari ini. Semuanya dikembalikan ke PO (perusahaan otobus)," kata petugas UPT PKB di Terminal Kampung Rambutan, H Bachtiar, Sabtu.

Tes kelayakan kendaraan tersebut meliputi kondisi ban, kaca, mesin, rem, emisi gas buang, serta sarana pendukung lain, seperti martil pemecah kaca. Setiap bus yang layak jalan akan mendapat surat tanda bukti pemeriksaan dari petugas uji.

"Ini dilakukan untuk menjamin keselamatan penumpang," kata Bachtiar.