Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 01:41 WIB
Mudik Lebaran 2010
Pembius Incar Penumpang Bus Damri
Natalia Ririh | Hertanto Soebijoto | Senin, 6 September 2010 | 14:02 WIB
|
Share:

Sabrina Asril
Polisi mewaspadai tindak kriminalitas pembiusan di Terimal Kampung Rambutan, Jakarta.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Mereka yang lengah dalam perjalanan bisa menjadi sasaran pembius, seperti Akhsin (22) yang mau menerima minuman dari orang asing di bus Damri.

"Akhsin ditemukan tergeletak di depan Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan," kata Komisaris Dasuki Herlambang, Kapolsek Pancoran, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (6/9/2010).

Menurut Dasuki, Akshin dan temannya, Firman, naik pesawat dari Sulawesi Barat ke Bandara Soekarno-Hatta. Mereka kemudian naik bus Damri menuju Pasar Rebo.

Waktu di dalam bus, kedua orang ini berkenalan dengan tiga orang asing. Tanpa curiga, Akshin pun mau saja ketika diberi minuman dalam plastik oleh orang yang baru dikenalnya. Setelah tidak sadar, Akshin diturunkan pembius di depan Apartemen Kalibata City.

Sementara Firman, sampai saat ini belum ditemukan. "Firman belum tahu di mana keberadaannya. Dia dihubungi tidak bisa. Diduga, Firman dibawa oleh pelaku," kata Dasuki.

Menurut Akshin, dia sempat dibawa ke pasar grosir elektronik. Uang Rp 3 juta miliknya juga lenyap dibawa pembius.

Akshin kemudian melapor ke Kepolisian Sektor Pancoran. Kemudian, Akshin dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dicek kesehatannya.