JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 4 bus yang akan digunakan sebagai angkutan Lebaran tahun ini akhirnya dipulangkan dari Terminal Kalideres menyusul hasil uji kir yang dilakukan dan menyatakan bus tersebut tak laik jalan. Bus-bus tersebut tidak diperkenankan membawa penumpang hingga kondisinya laik jalan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Setelah diperiksa, 4 bus tersebut tidak laik jalan. Jadi kami perintahkan untuk hubungi perusahaannya dan pulangkan busnya," kata Burhanuddin, Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, di sela-sela sidak angkutan Lebaran di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Senin (6/9/2010).
Agar kondisi bus diketahui, Wali Kota juga meminta kendaraan yang laik jalan ditempelkan stiker setelah pemeriksaan. Untuk sanksi bagi kendaraan yang tidak laik jalan dan membandel, petugas akan mencabut izin trayek bus tersebut.
Selain melihat kelaikan bus, rombongan Wali Kota bersama jajaran muspiko yang berjumlah sekitar 40 orang juga mengecek perangkat kesiapan petugas di lapangan. Petugas diminta harus tetap sehat karena mereka juga harus siaga selama 24 jam. "Koordinasinya juga sudah cukup baik," tambahnya.
Burhanuddin mengimbau pemudik agar tidak membawa sanak saudara ke Jakarta seusai mudik. "Kami tidak melarang mereka ke Jakarta, tapi mereka harus punya keahlian agar begitu tiba di Jakarta tidak telantar. Jakarta sudah padat," pinta Burhanuddin.
Kapolres Jakarta Barat Kombes Yazid Fanani mengimbau agar pemudik tidak menerima makanan dan minuman dari orang yang belum dikenal. Ini untuk menghindari aksi pembiusan yang kerap terjadi saat musim mudik Lebaran. "Hati-hati jangan sembarangan menerima makanan dan minuman dari orang yang belum dikenal, dan nanti kalau sudah sampai kampung halaman balik ke sini jangan bawa saudara. Kecuali memiliki kemampuan dan keterampilan," ungkapnya.
Untuk pengamanan saat pelaksanaan mudik berlangsung, Polres Jakarta Barat juga menurunkan sedikitnya 500 personel yang disebar di beberapa lokasi yang dianggap rawan kejahatan. Kapolres mengakui, tindak kejahatan yang saat ini masih marak terjadi terhadap para pemudik adalah pembiusan dan pencopetan.


