Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 01:48 WIB
Crocs Palsu
Wah, Ada Crocs Palsu di Carrefour
Icha Rastika | A. Wisnubrata | Selasa, 7 September 2010 | 17:01 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/Caroline Damanik Produk-produk alas kaki bermerk Crocs dijual dengan diskon gede-gedean 50-70 persen di lantai 1 Carrefour Lebak Bulus, Selasa (7/9/2010). Kata penjaga gerainya, produk ini asli tapi barang reject.

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah memastikan langsung keaslian produk alas kaki ringan merek Crocs yang diobral di Carrefour Lebak Bulus, pihak PT Metrox Lifestyle selaku retailer resmi Crocs di Indonesia menyatakan bahwa barang yang dijual di Carrefour tersebut palsu. 

Kepastian ini disampaikan bagian promosi Metrox Lifestyle, Mardon Sitania, melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa (7/9/2010). "Saya ingin menginformasikan bahwa Crocs yang dijual di Carrefour itu adalah Crocs palsu. Tim Crocs sudah meninjau ke sana," katanya.

Sayang, Mardon belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut. Namun, menurut Staf Hubungan Masyarakat PT Metrox Djoko Nuryanto, barang Crocs yang asli dengan palsu dapat dibedakan dari nomor barcode-nya. Sepasang Crocs asli memiliki nomor barcode unik, nama mode, warna, dan ukuran yang diterakan di label produk.

Jika calon pembeli menemukan nomor barcode yang sama di label sepatu berbeda model, dapat dipastikan produk tersebut palsu. "Barcode enggak mungkin sama karena barcode kan menandakan setiap pasang Crocs lewat Bea dan Cukai," katanya, Selasa.

Selain nomor barcode, Crocs yang asli, kata Djoko, terbuat dari bahan dasar Croslite yang lembut, ringan, serta menawarkan daya bantalan yang lebih empuk dibandingkan bahan plastik atau karet yang digunakan produk palsu. Produk Crocs yang asli beserta toko ritelnya juga dapat dicek di www.crocs.web.id. "Kalau produk dengan merek dagang Crocs tapi tidak ada di situs web, itu palsu," kata Djoko.

Sebelumnya, produk Crocs yang diklaim asli ditawarkan di Carrefour Lebak Bulus dengan potongan harga 50-70 persen. Kecurigaan mengenai keaslian produk tersebut muncul mengingat barang yang ditawarkan di Carrefour itu sama dengan yang ditawarkan di situs jejaring sosial. Rentang harga yang ditawarkan pun sama. Bedanya, penjual di situs jejaring sosial mengakui bahwa Crocs yang ditawarkan adalah palsu atau biasa disebut KW.