Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 01:49 WIB
Crocs Palsu di Carrefour
Kalau Terbukti Palsu, Akan Kami Tegur
| A. Wisnubrata | Selasa, 7 September 2010 | 18:36 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/Caroline Damanik Produk-produk alas kaki bermerk Crocs dijual dengan diskon gede-gedean 50-70 persen di lantai 1 Carrefour Lebak Bulus, Selasa (7/9/2010). Kata penjaga gerainya, produk ini asli tapi barang reject.

JAKARTA, KOMPAS.com — Carrefour akan menegur dengan keras penyewa atau tenant bila mereka kedapatan menjual barang palsu atau melanggar hak paten pihak lain. Hal itu diungkapkan Hendri Satrio, External Communication Manager Carrefour Indonesia, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/9/2010).

Akan kami tegur kalau terbukti menjual Crocs palsu. Kami menjaga hak paten orang lain.

Sebelumnya ramai diberitakan bahwa produk Crocs yang diklaim asli ditawarkan di salah satu gerai yang berlokasi di Carrefour Lebak Bulus dengan potongan harga 50-70 persen. Kecurigaan mengenai keaslian produk tersebut muncul mengingat barang yang ditawarkan di gerai itu sama dengan yang ditawarkan di situs jejaring sosial. Rentang harga yang ditawarkan pun sama. Bedanya, penjual di situs jejaring sosial mengakui bahwa Crocs yang ditawarkan adalah palsu atau biasa disebut "KW".

"Akan kami tegur kalau terbukti menjual Crocs palsu. Kami menjaga hak paten orang lain," kata Hendri. "Meski itu tanggung jawab tenant, tapi kami tetap akan menegurnya."

Carrefour sendiri sudah membantah menjual alas kaki merk Crocs palsu. "Saya memastikan bahwa Carrefour tidak menjual barang palsu. Saya sudah konfirmasi ke Store Manager di Lebak Bulus dan memang tidak ada promo Crocs di swalayan kami," ujar Hendri. "Memang ada sandal yang mirip Crocs, tapi bukan Crocs dan tidak memakai merk atau logo Crocs," lanjutnya.

Adapun alas kaki dengan logo Crocs yang diobral di salah satu gerai di lantai satu Carrefour Lebak Bulus dinyatakan palsu oleh PT Metrox Lifestyle selaku peritel resmi Crocs di Indonesia.

Menurut Staf Hubungan Masyarakat PT Metrox, Djoko Nuryanto, barang Crocs yang asli dengan palsu dapat dibedakan dari nomor barcode (kode batang). Sepasang Crocs asli memiliki nomor kode batang unik, nama mode, warna, dan ukuran yang diterakan di label produk.

Jika calon pembeli menemukan nomor kode batang yang sama di label sepatu berbeda model, maka dapat dipastikan produk tersebut palsu. "Barcode enggak mungkin sama karena barcode kan menandakan setiap pasang Crocs lewat Bea dan Cukai," katanya.

Selain nomor barcode, Crocs yang asli, kata Djoko, terbuat dari bahan dasar Croslite yang lembut, ringan, serta menawarkan daya bantalan yang lebih empuk dibandingkan bahan plastik atau karet yang digunakan produk palsu. Produk Crocs yang asli beserta toko ritelnya juga dapat dicek di www.crocs.web.id. "Kalau produk dengan merek dagang Crocs tapi tidak ada di situs web, itu palsu," kata Djoko.