BANDUNG, KOMPAS.com - Pemudik harus mewaspadai pola curah hujan rendah tapi berlangsung lama. Pola seperti ini rentan memicu kecelakaan lalu lintas dan longsor.
"Curah hujan seperti ini diperkirakan akan tetap turun di sekitar Jawa Barat hingga pertengahan September. Oleh karena itu, pemudik harus hati-hati saat melakukan aktivitasnya, terutama pemudik motor," ujar Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Bandung, Deni Septiadi, Selasa (7/9/2010).
Deni mengatakan curah hujan diperkirakan hanya akan turun di bawah 10 milimeter per hari. Namun, intensitasnya seringkali berlangsung lama, dari siang, sekitar pukul 13.00, hingga malam hari.
Curah hujan seperti ini, menurut Deni sangat berbahaya bagi pemudik. Selain jalanan akan basah dan licin merata, hujan dalam jangka waktu yang lama akan membuat pemudik lekas jenuh dan kehilangan konsentrasi.
"Diperlukan kewaspadaan tinggi saat berkendaraan dalam hujan. Pemudik harus sadar akan kemampuannya. Jangan memaksakan terus melanjutkan perjalanan dengan alasan ingin cepat sampai," ujarnya.
Selain itu, pola hujan seperti itu juga rentan menyebabkan longsor di daerah tertentu. Gerusan air pada tanah secara terus menerus adalah penyebab utamanya. Beberapa daerah rawan longsor di Jabar seperti Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Kuningan.
