ADI DWIJAYADI
Para pemudik menunggu bus di luar ruang tunggu Terminal Bus AKAP Pulogadung, Rabu (8/9/2010). Mereka menunggu di luar tempat yang disediakan karena busnya masih dalam perjalanan menuju terminal.
JAKARTA, KOMPAS.com — Banyak pemudik menunggu busnya datang di luar area tunggu Terminal Pulogadung, tepatnya di pintu masuk shelter kedatangan bus transjakarta. Pasalnya, bus susah masuk terminal yang sudah dipenuhi bus yang menunggu penumpang.
"Bus kami tidak bisa masuk terminal karena di dalam sudah dipenuhi bus dari PO lain," kata pegawai PO Sinar Jaya, Ketler, di Jakarta, Rabu (8/9/2010).
Salah seorang pemudik tujuan Purwokerto, Hamid, mengatakan, dia memang sengaja menunggu bus Sinar Jaya di luar ruang tunggu karena sudah biasa dari tahun sebelumnya. "Tadi juga disuruh ke sini sama karyawan PO," kata warga Karet Kuningan itu.
Selain tidak mendapat tempat di kawasan terminal, bus yang akan mereka tumpangi masih dalam perjalanan dari pul-nya di Cibitung ke terminal. Penumpang yang menunggu ini adalah para pemudik tujuan jarak dekat, seperti Purwokerto, Tegal, dan Pekalongan.
Menurut Ketler, para penumpang ini memang tidak perlu membeli tiket di loket karena pihak bus tidak mempunyai loket di dalam terminal. Pengelola bus menerapkan pembayaran di atas bus. "Bus kami tidak akan keluar dari terminal sebelum para penumpang membayar karcis di atas bus," ujarnya.
Bus-bus tujuan Tegal, Pekalongan, Purwokerto, dan Cilacap memang tidak punya loket di Terminal Pulogadung. "Karena itu jurusan jarak dekat, tidak ada loket bagi PO itu," kata petugas Terminal Pulogadung, Rully.
Tarif bus tujuan kota-kota di Jawa Tengah bagian barat kelas ekonomi rata-rata dijual mulai dari Rp 65.000, AC ekonomi Rp 115.000, dan AC eksekutif Rp 165.000.
