Remigius Septian
Suasana Terminal Kalideres pada H-4, Senin (6/9/2010) terlihat sudah padat. Walaupun ramai, jumlah penumpang menurun drastis dibanding siang kemarin. Diperkirakan puncak arus mudik terjadi Selasa besok.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Hengki Sitorus mengklaim hingga H-2 Rabu (8/9/2010) tidak ada tindak kejahatan di wilayah yang dipimpinnya. "Selama ini kalau ada kejahatan semuanya terjadi di luar terminal. Kalau di dalam terminal tidak ada yang berani," jelas Hengki, Rabu.
Pantauan Kompas.com di terminal ini hanya ada satu pintu untuk keluar masuk kendaraan. Pintu tersebut terbilang kecil jika dibanding terminal-terminal lainnya, kira-kira lebarnya hanya 20 meter. "Pintu kecil ini memang kadang membuat macet, tapi inilah yang buat penjahat tidak berani masuk. Kalau berani mencopet di sini pasti tidak akan bisa kabur. Pasti habis di dalam," ujar Hengki.
Walaupun terbilang aman, penjagaan tetap diperketat saat arus mudik. "Polisi di sini jaga 24 jam, buser dan intel disebar di seluruh terminal," jelas AKP Markus, Kepala Pospol Terminal Kalideres.
Hengki Sitorus juga selalu mengimbau para penumpang untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing. "Jangan sampai barang-barangnya berpindah tangan, jangan memakai perhiasan yang berlebihan," himbaunya.
Sampai hari ini, keadaan Terminal Kalideres terlihat sangat ramai. Para calon pemudik menunggu bis di berbagai tempat, dari ruang tunggu penumpang hingga di depan toilet. "Dari subuh tadi memang sudah sangat ramai," jelas Hengki
