ADI DWIJAYADI
Ratusan calon penumpang masih menunggu dibukanya loket di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2010).
JAKARTA, KOMPAS.com — Seperti yang diperkirakan sebelumnya, puncak arus mudik melalui Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, terjadi pada H-2 Lebaran atau malam ini. Hal ini terlihat dengan banyaknya pemudik yang menunggu kedatangan KA di peron stasiun.
"Jika dibandingkan kemarin (H-3), jumlah penumpang hari ini memang menurun. Tapi, angka ini masih bisa bertambah karena kemungkinan besar nanti malam kereta api tambahan akan diluncurkan lagi," kata Kepala Stasiun Jatinegara Yuskal Setiawan, Rabu (8/9/2010) di Jakarta. Pada H-3 kemarin, jumlah pemudik dari Stasiun Jatinegara sebanyak 7.780 penumpang.
Pencapaian jumlah penumpang H-2 tahun ini (hingga pukul 19.00 dengan 7.553 penumpang) juga belum melampaui total penumpang H-2 tahun lalu yang mencapai 7.714 penumpang.
Pada hari ini, PT Kereta Api Indonesia sudah memberangkatkan 12 KA tambahan untuk tujuan kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk kelas bisnis, di antaranya, KA Purwojaya, Cirebon Express, Sawunggalih, dan Senja Utama Yogyakarta. Adapun KA kelas ekonomi mencakup Kertajaya (2 unit), Kutojaya, Mantab, Matarmaja, Bogowonto, Bengawan, dan Tawang Jaya.
"KA tambahan ini diluncurkan setelah melihat antrean penumpang dan kesediaan KA di stasiun pemberangkatan masing-masing," ujar Yuskal.
Yuskal menjelaskan, sejauh ini tidak ada calo yang berkeliaran di stasiunnya. Ia menduga ini akibat penerapan sistem online dalam penjualan tiket KA.
Ia juga memaparkan, keterlambatan kereta cukup wajar mengingat jalur lalu lalang kereta sangat padat. "Tapi, kami upayakan kereta telat tidak sampai lebih dari 30 menit," katanya.
