ADI DWIJAYADI
Ratusan calon penumpang masih menunggu dibukanya loket di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2010).
JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan penumpang masih mengantre di loket penjualan tiket Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. Padahal, loket ke semua jurusan sudah ditutup sejak pukul 19.30.
"Sampai pukul 20.30 belum ada informasi KA tambahan dari stasiun pemberangkatan. Seperti hari-hari sebelumnya, kereta tambahan pertama akan dioperasikan mulai pukul 08.00," ujar Kepala Stasiun Jatinegara Yuskal Setiawan, Rabu (8/9/2010) di Jakarta.
Menurut Yuskal, PT Kereta Api Indonesia tidak akan menjual tiket kepada para calon penumpang saat okupansi KA memang habis. "Kami tidak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan, apalagi kami sudah memberikan toleransi kelebihan okupansi sebanyak 25 persen untuk kelas bisnis dan 50 persen untuk kelas ekonomi," kata dia.
Para pemudik yang masih antre di loket malam ini merupakan calon penumpang tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Khusus para penumpang yang sudah punya tiket dan belum bisa menaiki KA-nya, Yuskal memberikan sejumlah opsi kebijakan, yaitu pengembalian tiket 100 persen atau pemberian surat keterangan bahwa tiket yang mereka beli bisa berlaku untuk keesokan hari.


