Sabrina Asril
Acara pukul bedug dan takbiran di Masjid At-Tin akan dilangsung malam ini, usai sholat Isya hingga memasuki Subuh.
JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak ada perayaan khusus yang dilakukan di Masjid At-Tin pada hari terakhir bulan Ramadhan kali ini. Pihak pengelola masjid hanya menggelar acara pukul bedug beserta takbiran yang akan dilaksanakan seusai sholat Isya hingga memasuki Subuh.
"Di sini biasa-biasa saja, tidak ada arak-arakan. Kalau untuk pukul bedug ada, nanti malam bersama takbiran dari ba'da Isya sampai sebelum Subuh," ujar Wakil Kepala Bidang Peribadatan Masjid At-tin, Wahyudi, Kamis (9/9/2010), di Masjid At-Tin, Jakarta Timur.
Pada acara pukul bedug, pengelola masjid akan menyediakan empat buah bedug yang ditaruh di empat titik masjid. Bedug-bedug ini bebas digunakan masyarakat untuk memeriahkan malam takbiran menjelang hari raya Idul Fitri.
Selain itu, pihak pengelola juga mendatangkan petugas takbir yang memimpin masyarakat bersama-sama melafazkan takbir sepanjang malam. "Di lantai sholat, kami sediakan mike agar gema takbir bisa lebih terdengar," ujarnya kepada Kompas.com.
Berdasarkan pantauan, hingga sore hari Masjid At-Tin masih tampak lengang hanya ada belasan orang yang tengah beristirahat ataupun mengaji. Kegiatan mulai tampak pada pelataran luar masjid yang tiba-tiba diserbu para pedagang makanan dan minuman yang bermaksud memanfaatkan momen keramaian ketika jemaah masjid berdatangan saat malam hari.
