JAKARTA, KOMPAS.com - Pemudik pada malam takbiran pada Kamis (9/9/2010) di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, nyaris tak ada lagi, alias kosong. Pantauan Kompas.com hingga pukul 00.00 di terminal itu nyatanya tidak terlihat sedikitpun pemudik yang menunggu bus atau berangkat ke kampung halamannya. "Penumpang kosong sama sekali, bus jadi menganggur semua malam ini," ujar AKP Markus, Kepala Pos Polisi (Pospol) Terminal Kalideres.
Padahal menurut Hengki Sitorus, Kepala Terminal Kalideres, pada masa arus mudik ini bus-bus melayani penumpang sampai tengah malam hari. "Biasanya sampai jam 1 malam bus jalan," ujarnya.
Kondisi ini berbeda dibandingkan tahun lalu. Walaupun malam takbiran, menurut Markus, penumpang tetap ada yang berangkat. ""Hari ini sepi sekali. Biasanya malam masih ada penumpang walaupun malam takbiran," jelasnya.
Pada H-1 dini hari, hanya ada 2753 penumpang yang berangkat dari Terminal Kalideres. Jumlah ini dipastikan tidak akan bertambah sampai Jumat (10/9/2010) pagi hari. "Penumpang tidak ada sama sekali bagaimana mau berangkat," ujar Markus.
Puncak arus mudik di terminal ini terjadi pada H-2 atau Rabu (8/9/2010). Jumlah pemudik yang berangkat pada hari itu adalah 10562 pemudik. Namun jumlah ini sangat kecil jika dibanding tahun lalu. "Tahun lalu itu bisa sampai 18 ribu penumpang saat puncaknya. Tahun ini sepi mungkin karena banyak yang ikut mudik gratis," demikian Hengki.


