Jumat, 28 Agustus 2015

Megapolitan

Pejabat Kudus Ketoprakan di TMII

Kamis, 14 Oktober 2010 | 01:31 WIB

KUDUS, KOMPAS.com--Sejumlah pejabat eselon dua, tiga, dan empat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akan mementaskan kesenian ketoprak di Anjungan Jawa Tengah, kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada 31 Oktober 2010.

"Jumlah pejabat eselon dua hingga empat yang akan mementaskan ketoprak di TMII Jakarta mencapai 26 orang, berkolaborasi dengan para seniman dan budayawan yang biasa mementaskan ketoprak," kata Kepala Seksi Promosi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten Kudus, Mutrikah, di Kudus, Rabu.

Ia mengatakan, pentas ketoprak di Anjungan Jateng kompleks TMII itu dalam rangka promosi seni budaya nasional, objek wisata, dan hasil kerajinan berasal dari Kudus. "Ketoprak akan yang akan dipentaskan di TMII nantinya dengan lakon "Sang Pengayom" karya Aji Soko," ujarnya.

Lakon itu, kata dia, merupakan aktualisasi para birokrat setempat seperti dalam kehidupan sehari-harinya ketika bertugas sebagai pengayom masyarakat.

Ia berharap, peran mereka dalam mementaskan ketoprak membuahkan hasil yang cukup membanggakan, karena membawa nama baik Kota Kudus.

Para pemain sejak sebulan lalu menyiapkan diri untuk pementasan tersebut dengan menghadirkan pelatih profesional bidang kesenian tradisional.

Ia menjelaskan, pementasan tersebut dikemas semiteatrikal dengan diselingi lelucon agar menarik penonton.

Meskipun pusat kesenian ketoprak di kawasan pantura, katanya, pentas kesenian yang kolaborasi seniman dengan pejabat setempat itu akan dikenalkan kepada publik sebagai "Ketoprak Kudus".

"Artinya, masing-masing daerah memang memiliki kesenian ketoprak. Tetapi kami ingin memiliki ciri sendiri dengan membuat merek yang berbeda agar dikenal orang dengan sebutan ’Ketoprak Kudus’," ujarnya.

Ia berharap, pentas ketoprak tersebut mendorong generasi muda di Kudus ikut mempelajari hingga mahir karena kalangan mereka saat ini mulai terkontaminasi dengan kesenian modern.

"Terlebih lagi, grup ketoprak yang anggotanya murni berperan untuk grupnya sendiri hanya satu grup yang ada di Desa Wonososo, Kecamatan Undaan, Kudus. Sedangkan grup ketoprak lainnya, sebagian besar anggotanya tidak murni berkiprah di kelompoknya," ujarnya.

Editor : Jodhi Yudono
Sumber: