Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 02:30 WIB
Banjir
Pengaturan Lalin Fokus di Tiga Titik
Natalia Ririh | Erlangga Djumena | Selasa, 26 Oktober 2010 | 16:49 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Sebuah bus melewati banjir di terowongan Cawang, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Senin (25/10/2010). Banjir setinggi paha orang dewasa ini membuat arus kendaraan tersendat sehingga mengakibatkan kemacetan panjang.

JAKARTA, KOMPAS.com — Mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan lantaran hujan deras yang kembali mengguyur Jakarta, sejak Selasa (26/10/2010) pukul 12.00 WIB, Polda Metro Jaya akan memfokuskan pada tiga titik rawan.

"Menghadapi hujan yang ekstrem lagi hari ini, pengaturan akan difokuskan pada tiga titik rawan," kata Kepala Sub Direktorat Pendidikan dan Rekayasa Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Katon Pinem saat dihubungi wartawan, Selasa. 

Tiga titik rawan ini, kata Pinem, adalah Kuningan, Pancoran, dan Jalan Mampang ke arah Pejaten Village. "Kita maksimalkan petugas di tempat-tempat tersebut. Di sana nanti petugas akan terus memantau dan mengatur lalu lintas selama hujan," imbuhnya. 

Lokasi lainnya yang menjadi pengaturan petugas lalu lintas adalah Jalan Raya Pasar Minggu, di depan Citraland Mall Jakarta Barat, jalan menuju Jalan Biak, dan lokasi Roxy khususnya yang mengarah ke Tomang.

Pinem juga mengimbau bagi pengendara kendaraan bermotor agar menghindari jalan-jalan yang telah disebutkan di atas karena saat hujan deras berlangsung dikhawatirkan jalan akan tergenang sampai belasan hingga puluhan meter.

"Hindari juga Tomang dan Grogol saat hujan berlangsung karena banyak genangan. Kalau lewat ya nanti kita alihkan ke Jalan Biak atau Roxy," ujar Pinem.