Sabtu, 29 November 2014

News / Megapolitan

DVD Porno

Film Porno Mirip Bos PDI-P dan Mahasiswi

Senin, 13 Desember 2010 | 14:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Geger, sekeping DVD berisi adegan lelaki mirip bos Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat, RHT, sedang berhubungan intim dengan seorang wanita beredar di Jawa Barat.

Yang menghebohkan, film berdurasi lima menit itu sengaja dikirim ke DPP PDI-P disertai surat terbuka yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri. Pengirimnya tertulis Juliana Putri Ningrum, tertanggal 6 Desember 2010. Surat tersebut tanpa tanda tangan.

Berita Kota yang menerima surat tembusan berikut keping DVD itu mencoba menghubungi RHT untuk meminta konfirmasi, tetapi sampai berita ini diturunkan RHT belum dapat dihubungi.

Wakil Ketua DPD PDI-P Jawa Barat Andreas Pareira mengaku sudah mendengar isu tersebut. "Saya belum bisa berkomentar karena belum lihat videonya," katanya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto menduga kader PDI-P, RHT, dijebak. "Kasusnya merupakan jebakan dan dijadikan sandera sehingga yang bersangkutan tersandera," katanya melalui telepon di Jakarta.

Video mesum yang diduga dilakukan RHT bersama seorang wanita itu berdasarkan laporan yang diterima DPP PDI-P dari Kepolisian Daerah Jawa Barat, menurut Hasto, terindikasi ada konspirasi dari sejumlah pihak untuk menjebak RHT. "Kami masih mempelajari hal tersebut untuk memastikan keasliannya," katanya.

Menurut surat yang diterima BK, perempuan yang menjadi pasangan RHT adalah gadis berusia 28 tahun berinisial LM. Hubungan intim yang dilakukan RHT dengan LM, seperti yang beredar dalam keping DVD, terjadi di sebuah hotel di Lembang, Bandung. Keduanya mampir ke hotel bertarif Rp 300.000 itu setelah mengikuti Konfercab PDI-P Kabupaten Subang beberapa waktu lalu.

Surat itu pun mengupas bahwa hubungan percintaan keduanya sudah berlangsung lama. LM, menurut surat tersebut, adalah warga Bogor. Dia masih bersatatus sebagai mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Bogor. LM sering datang ke kantor PDI-P Jawa Barat di Jalan Pelajar Pejuang, Lingkar Selatan, Bandung.

Hubungan keduanya sudah diketahui oleh para pengurus PDIP-P Jawa Barat, namun mereka tidak mempersoalkannya. Setelah mengetahui bahwa hubungan keduanya sudah jauh, apalagi filmnya sudah beredar luas, sejumlah pengurus mulai gerah.

Karena alasan itu pula, surat dan bukti DVD yang berisi pasangan mesum itu dikirim ke DPP PDI-P di Jakarta dan ditembuskan pula ke Gubernur Jawa Barat, Paguyuban Pasundan, ormas, dan LSM di Jawa Barat serta Kapolda Jawa Barat. Surat tersebut intinya meminta agar Ketua Umum PDI-P Megawati mempertimbangkan kelangsungan jabatan RHT karena telah merusak partai.

Penulis surat yang mengaku sebagai kader partai di Jawa Barat saat dipimpin Jajang itu mengaku kecewa karena belum ada tindakan apa-apa terhadap RHT. Dia pun meminta Megawati mengecek ke pengurus partai di Jawa Barat termasuk DPC, PAC, bahkan ranting.

Tak terlihat

Dalam adegan ranjang yang diduga sengaja direkam itu, hanya terlihat muka RHT, sementara pasangannya selalu membelakangi lensa. Sekitar lima menit RHT menggumuli wanita itu sebelum akhirnya menyerah dan ngeloyor ke kamar mandi diikuti sang wanita.

Sayangnya, sampai film itu berakhir, wajah sang wanita yang konon masih mahasiswi dan baru berumur 28 tahun itu tidak terlihat sama sekali. Video mesum petinggi partai berlambang banteng moncong putih di Jawa Barat ini bisa di-download di internet. Seluruh adegan memang tidak terlihat vulgar layaknya film-film porno karena saat beraksi keduanya menggunakan selimut sebagai penutupnya. Setiap selimutnya melorot ke bawah, sang wanita cepat-cepat mengambilnya dan menutupnya kembali.

Menurut Hasto Kristiyanto, jika orang yang terekam dalam video itu benar RHT, DPP PDI-P tidak akan tinggal diam. "Partai ini sangat menjunjung tinggi moralitas dan martabat kepartaian, maka kami tidak boleh tersandera," katanya.

Menurut Hasto, DPP PDI-P dan Ketua Umum PDI-P akan mengambil tindakan tegas. "Peristiwa yang terjadi itu menunjukkan kelemahan dalam menghadapi segala godaan dan jebakan politik, maka diperlukan ketegasan untuk mengambil langkah yang diperlukan," katanya.

Hasto menyatakan, DPP PDI-P akan tetap menjunjung asas keadilan dan kemanusian jika terbukti bahwa peristiwa peredaran video mesum yang dilakukan RHT itu merupakan jebakan.

"BK DPP PDI-P sedang ditugaskan melakukan investigasi dan mengusulkan tindakan yang diambil," katanya.

Seperti diketahui, RHT merupakan petinggi PDI-P di Jawa Barat. Dia terpilih memimpin partai berlambang banteng dengan moncong putih ini pada Februari 2010 lalu. RHT terpilih karena dukungan 24 dari 26 cabang PDI-P di Jawa Barat. (Berita Kota/ta/gm)


Editor : Hertanto Soebijoto
Sumber: