Jumat, 22 Agustus 2014

News / Megapolitan

Bogor

Densus 88 Buru Penembak Anggota Brimob

Selasa, 18 Januari 2011 | 10:53 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Tim gabungan Polda Jawa Barat, Brimob, Densus 88 Mabes Polri, dan Polresta Bogor diterjunkan untuk mengejar empat pelaku penembakan Brigadir Polisi Satu (Briptu) Mery Asmara (31).

Mery Asmara adalah anggota Satuan II Pelopor Brimob Kedung Halang, Bogor. Dia tewas ditembak pria bertopeng di rumah pengusaha show room Eem Yulianti di Kampung Cibeber RT 08/04, Desa Kahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Senin (17/1/2011) sekitar pukul 02.00 WIB.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Bogor AKP Zulkarnain Harahap membenarkan dibentuknya tim gabungan untuk mengungkap kasus penembakan anggota Brimob tersebut.

"Ya, kami di-back up, dan kami bentuk tim gabungan," ujar Zulkarnain saat ditemui di Mapolresta Bogor, Selasa (18/1/2011) pagi.

Zulkarnain menjelaskan, saat ini tim gabungan sudah bergerak untuk mengejar pelaku dan mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.

"Kami terus melakukan pengembangan dengan memeriksa sejumlah saksi," ujarnya.

Saat ini sudah delapan orang saksi dimintai keterangan. Ke delapan orang itu terdiri dari, pemilik rumah Eem Yulianti, Arifin alis Ipin, sopir pribadi Eem, dua orang tetangga Eem, Jajat, Ketua RT dan seorang temannya serta dua orang keluarga pengusaha tersebut.

"Totalnya delapan orang saksi," ujar Kanit I Satuan Reskrim Polres Bogor Ipda Anton.

Seperti diberitakan, empat pria bertopeng yang diduga perampok mendatangi rumah Eem Yulianti. di Kampung Cibeber, RT 08/04, Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal.

Saat itu, Briptu Mery Asmara sedang tiduran di teras rumah bersama Ipin, sopir pribadi Eem. Mengetahui ada orang yang tidak dikenal masuk ke halaman rumah pengusaha rental alat berat itu, Mery langsung menghadang hingga terjadi perkelahian.

Pelaku yang jumlahnya lebih banyak berhasil merebut senjata revolver milik korban dan menembak anggota Brimob itu dari jarak sekitar satu meter. Timas panas mengenai dada kiri Mery hingga korban meninggal di lokasi kejadian.

Polisi masih mendalami motif penembakan itu, apakah ada unsur perampokkan atau motif lainnya. Karena setelah menembak korban, para pelaku langsung kabur tanpa mengambil satupun barang-barang di rumah tersebut.


Editor : Hertanto Soebijoto