Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 02:54 WIB
Demonstrasi
Hujan Turun, Aksi Tritura Bubar
Adi Dwijayadi | Tri Wahono | Jumat, 28 Januari 2011 | 19:31 WIB
|
Share:
Kompas/Yuniadhi Agung ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com Hujan membubarkan unjuk rasa ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda untuk Revolusi Indonesia (GPRI) di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/1/2011). Padahal, peserta aksi sempat menolak tiga kali permintaan polisi untuk meninggalkan lokasi.

Sekitar pukul 18.45, petugas Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat mengultimatum mahasiswa bahwa kesempatan unjuk rasa hanya lima menit, tetapi tiba-tiba hujan turun.

Sekelompok demonstran kemudian bergerak pulang dengan berjalan kaki melintasi Jalan Medan Merdeka Barat. Untuk menjaga agar rekan-rekannya tidak hilang atau ditangkap polisi, koordinator aksi dari setiap elemen melakukan pengecekan.

Arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat tersendat karena kendaraan pribadi hanya bisa melintasi satu dari tiga lajur yang ada. Dua lajur lain digunakan kelompok aksi untuk berjalan pulang.

Dalam aksinya, GPRI menyampaikan tiga tuntutan rakyat (tritura). Pertama, turunkan harga. Kedua, tangkap koruptor. Ketiga, turunkan rezim SBY-Boediono.