Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 11:27 WIB
FBR Ancam "Sweeping" jika Polisi Lamban
Penulis : Sabrina Asril | Jumat, 22 Juli 2011 | 08:24 WIB
|
Share:
FBR Ancam "Sweeping" jika Polisi Lamban Inggried Dwi W Ratusan orang yang mengenakan atribut FBR melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/4/2010). Mereka menuntut Satpol PP dibubarkan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Forum Betawi Rempug Lutfi Hakim menyatakan, pihaknya akan menghargai kerja kepolisian dalam menjaga pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Namun, apabila polisi lamban dalam menindak pelaku hiburan malam yang membandel, FBR berjanji akan melakukan aksi sweeping.

"Kami selama bulan Ramadan nanti akan menghargai aparat kepolisian, kecuali mereka bekerja lambat," ujar Lutfi, Jumat (22/7/2011). Lutfi menambahkan, Forum Betawi Rempug (FBR) akan mengutamakan lapor ke polisi apabila menemukan beberapa tempat hiburan yang nakal dan masih beroperasi selama bulan Ramadhan.

"Pasti kami akan melapor ke polisi dengan tenggat waktu tertentu. Kalau ada anggota kami yang membandel sweeping, itu tandanya polisi lambat. Hukum tidak lagi bisa ditegakkan oleh polisi, maka masyarakatlah yang akan menghentikannya," ucap Lutfi.

Ia mengatakan, aksi sweeping tidak akan dilakukan bila para pengusaha mematuhi keputusan gubernur untuk menutup sementara beberapa tempat hiburan malam dan panti pijat. "Tidak akan ada sweeping kalau pengusaha itu bener-benar menaati aturan gubernur," ujarnya.

"Saya inginnya Jakarta aman. Orang yang ibadah enak, yang pengusaha juga sama-sama tenang," ujar Lutfi.

Editor :
Egidius Patnistik