KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi : Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Jaya 2010 di lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/9/2010). Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 7.500 personel untuk menjaga keamanan Jakarta selama Lebaran hingga tanggal 19 September 2010. Untuk pengamanan Lebaran di seluruh Indonesia, Polri mengerahkan 89.251 Personel.
JAKARTA, KOMPAS.com — Persiapan arus mudik dalam rangka hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah mulai dilakukan. Polda Metro Jaya akan mengerahkan 18.444 personelnya, gabungan dari seluruh jajaran kepolisian di wilayah Polda Metro pada Operasi Ketupat 2011.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sujarno, Senin (15/8/2011), usai rapat koordinasi lintas sektoral di markas Polda Metro Jaya.
"Kekuatan polisi yang kami kerahkan mencapai 18.000 orang untuk amankan arus mudik kali ini," ujar Sujarno.
Operasi Ketupat, lanjutnya, dilakukan pada H-7 dan H+8 Idul Fitri pada 23 Agustus-7 September 2011. Selain aparat kepolisian, elemen lain yang turut andil dalam operasi kali ini yakni Satpol PP 1.500 persenel, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) 800 orang petugas dan mobil damkar 157 unit, Dinas Kesehatan, TNI, dan Dinas Perhubungan 3.000 orang.
"Satpol PP mencapai 1.500 orang, Damkar sekitar 800 orang ditambah 157 unit mobil damkar, TNI, dan Dishub. Totalnya sampai 3.000 personel selain polisi," tutur Sujarno.
Seluruh elemen terkait itu, dikatakan Sujarno, akan bersiaga di pos pengamanan (pospam) di terminal, stasiun, dan bandara, serta pos pelayanan (posyan) di titik tertentu. Jumlah pos seluruhnya mencapai 128 buah.
"Pos-pos pelayanan didekatkan di daerah-daerah yang rawan kriminalitas, macet, dan kecelakaan," ucap Sujarno.
Direncanakan, posyan akan menjadi tempat singgah para pemudik yang melintas di jalur Jabodetabek. Di tempat itu, pemudik bisa memanfaatkan fasilitas untuk beristirahat. Namun, lokasi posyan masih belum ditentukan karena masih dikaji pihak kepolisian resor.
"Di posyan, kami harapkan ada bengkel sederhana, pijat refleksi. Tempat-tempatnya akan ditentukan polres," ujar Sujarno.
Dalam rapat koordinasi Operasi Ketupat 2011, pihak yang hadir yakni Polda Metro Jaya, seluruh Polres di bawah jajaran Polda Metro, Dinas Perhubungan (Dishub), pengelola tempat rekreasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Taman Margasatwa Ragunan.
"Setelah rapat ini ada masukan yang akan ditindaklanjuti Polres dan Polda. Kami akan rapat lagi untuk mematangkannya," kata Sujarno.
