Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 03:21 WIB
Pengamanan
Polda Metro Siaga 1 Selama Arus Mudik
Sabrina Asril | Inggried | Kamis, 18 Agustus 2011 | 12:26 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama musim arus mudik 2011, Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar Operasi Ketupat Jaya pada tanggal 23 Agustus-7 September 2011. Fokus Operasi Ketupat Jaya di wilayah Jabodetabek adalah pengetatan pengamanan di rumah kosong dan objek vital.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar mengatakan bahwa selama operasi ini berlangsung, Polda Metro Jaya mencanangkan status pengamanan siaga 1.

"Mulai Operasi Ketupat, Polda Metro siaga satu," ujar Baharudin, Kamis (18/8/2011), di Polda Metro Jaya.

Status siaga 1 itu, lanjutnya, dilakukan karena Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang membutuhkan kehadiran polisi yang cukup banyak. Dalam operasi kali ini, Polda Metro menurunkan 18.444 personilnya yang berasal dari seluruh jajaran Polda.

"Siaga 1 untuk petugas kami agar siap mengantisipasi semua gangguan kamtibmas yang bakal terjadi," kata Baharudin.

Baharudin menambahkan, status siaga 1 itu akan dicabut menyesuaikan kondisi yang ada. "Jika memang sudah tidak diperlukan, maka akan dicabut," katanya.

Sebanyak 18.444 personil yang diterjunkan ditambah dengan bantuan dari petugas Satpol PP, Damkar, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Polsuska yang mencapai 3.000 personil. Sebanyak 128 titik pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) juga disiapkan untuk mempersiapkan para pemudik, sopir angkutan, hingga kendaraan mudik agar aman dalam perjalanan.

Gladi bersih Operasi Ketupat Jaya akan dilakukan pada Sabtu, 20 Agustus 2011. Sedangkan apel Operasi Ketupat akan dilakukan pada Senin, 22 Agustus 2011 yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo di Monas. Sedangkan, Operasi Ketupat Jaya sendiri mulai dilakukan pada 23 Agustus-7 September 2011.