Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 03:28 WIB
Angkutan Kota
Angkot Kaca Film Hitam Lolos dari Operasi Penertiban
Andy Riza Hidayat | Agus Mulyadi | Selasa, 20 September 2011 | 21:21 WIB
|
Share:

Nurul Hidayat
Suku Dinas Perhubungan dan petugas Terminal Senen merazia kaca mobil angkutan umum yang tingkat kegelapannya melebihi 30 persen di Terminal Senen, Jakarta Pusat, Selasa, (20/9/2011). Rencananya razia ini akan dilakukan secara rutin.

TERKAIT:

DEPOK, KOMPAS.com - Sejumlah angkutan kota (angkot) dengan menggunakan kaca film hitam masih lolos dari operasi petugas. Meski hari ini, Selasa (20/9/2011) penertiban di Depok dilaksanakan di dua lokasi, angkot dengan kaca hitam masih dapat lolos.

Angkot berkaca film hitam, misalnya, dapat dilihat di trayek Depok-Parung yang melintasi Jalan Raya Mochtar, Sawangan.

"Kalau masih ada yang menggunakan kaca film hitam, kami akan lanjutkan penertiban. Mereka tidak boleh memakai kaca hitam, karena dapat memicu kejahatan di dalam angkot," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi, Dinas Perhubungan Depok, Yusmanto.

Saat operasi, sejumlah angkot "ngumpet" tidak beroperasi di sejumlah tempat, di antaranya di warung di Jalan Raya Mochtar Sawangan. Di tempat itu, para sopir membicarakan operasi yang sedang berjalan. Usai operasi sopir kembali mengoperasikan angkot berkaca film hitam, seperti yang terjadi Selasa malam ini.

Hari ini Dinas Perhubungan Depok menjaring 55 angkot bermasalah di Jalan Tole Iskandar. Dari seluruh angkot tersebut, 30 angkot memakai kaca hitam, 25 di antaranya mendapat sanksi tilang.

Sementara di Jalan Arif Rahman Hakim, Satlantas Polres Kota Depok menindak 74 angkot bermasalah.