KOMPAS IMAGES/ RODERICK A MOSES
Siswa SMAN 6 dihalangi guru saat berhadapan dengan sejumlah wartawan di depan SMAN 6, Bulungan, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2011). Kejadian ini bermula saat sejumlah wartawan melakukan aksi protes berkaitan dengan kasus perampasan kamera video salah satu wartawan Trans 7 saat meliput tawuran sekolah tersebut. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
JAKARTA, KOMPAS.com — Dewan Pers pada Jumat (23/9/2011) ini direncanakan akan melakukan mediasi untuk menindaklanjuti kasus penyerangan siswa SMA Negeri 6 terhadap sejumlah wartawan yang terjadi pada awal pekan ini.
"Undangan sudah disampaikan beberapa hari lalu, dan dari SMA Negeri 6 kemarin sudah konfirmasi hadir. Bahkan, katanya komite sekolah juga akan ikut hadir," kata anggota Pokja Pengaduan Dewan Pers, Wawan Agus Prasetyo.
Sementara itu, koalisi wartawan, Poros Wartawan Jakarta, Pewarta Foto Indonesia, dan Kamerawan Jurnalis Indonesia, melalui juru bicaranya, Jerry Ariguna, juga mengonfirmasi akan hadir dalam mediasi tersebut.
Wawan menambahkan, inisiatif mediasi nanti siang akan dipimpin oleh Agus Sudibyo, tentunya untuk mencari resolusi konflik atas kasus perampasan kaset milik juru kamera Trans7, Angga Oktaviardi, dan kasus pengeroyokan wartawan oleh siswa SMA Negeri 6.

