Senin, 22 Desember 2014

News / Megapolitan

Tekan "Cyber Crime"

Polda Koordinasi dengan Operator Telepon dan Warnet

Senin, 3 Oktober 2011 | 22:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya sejak pekan lalu bertemu dan berkoordinasi dengan Asosiasi Pengelola Warnet Indonesia, para operator telepon, dan sejumlah pemilik situs publik.

"Selain dengan mereka, kami juga bertemu dengan para ahli dan praktisi teknologi informatika. Saat ini kami juga sedang membangun database dan pusat analisis data cyber crime Polda Metro," kata Kepala Subdirektorat Cyber Crime Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Whisnu Hermawan, di Jakarta, Senin (3/10/2011) petang.

Ia mengatakan, pertemuan dengan para pihak yang berhubungan dengan teknologi informatika komunikasi tersebut terkait upaya untuk menekan dan mengungkap kejahatan di dunia maya yang cenderung semakin meningkat. Pertemuan antara polisi dan para pihak itu, walaupun tidak bersamaan, untuk menumbuhkan persamaan persepsi dalam menghadapi cyber crime.

Whisnu menuturkan, walaupun tahun ini, sampai dengan bulan September, ada 437 kasus yang dilaporkan ke polisi atau rata-rata dua kasus per hari, belakangan ini polisi menerima delapan laporan kasus per hari. Kasus yang dilaporkan itu meliputi penipuan, pencemaran nama baik, penghinaan, perjudian, pornografi, penjualan anak, dan kejahatan seksual.

"Terbanyak adalah penipuan, baik melalui internet maupun telepon seluler. Korbannya rata-rata mereka yang lemah secara psikologis atau kurang menerima perkembangan informasi," katanya.


Penulis: Ratih Prahesti Sudarsono
Editor : Agus Mulyadi