Berkat GPS, Pencurian Mobil Terlacak - Kompas.com

Berkat GPS, Pencurian Mobil Terlacak

Madina Nusrat
Kompas.com - 14/10/2011, 21:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pencurian mobil terungkap berkat mobil tersebut dilengkapi alat global positioning system (GPS). Meskipun mobil tersebut dicuri di Indramayu, Jawa Barat, tetapi mobil itu bisa ditemukan beserta pencurinya di Sunter, Jakarta Utara.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Irwan Anwar, Jumat (14/10/2011), mengatakan, pencurian mobil itu dilakukan oleh seorang anggota TNI Angkatan Darat. Oleh karena itu, kasus tersebut telah dilimpahkan kepada Sub-Garnisun (Subgar) TNI Jakarta Utara.

"Pemeriksaan lebih lanjut ditangani Subgar," katanya. Namun, dari segi pengungkapan, pencurian mobil itu bisa dengan mudah terungkat berkat alat GPS yang dipasang di mobil Nissan Grand Livina K 9269 QA itu.

Pencuri mobil terjadi ketika pemilik mobil tersebut, Ahmad Busron, akan menyewakan mobil itu kepada seorang oknum TNI AD berpangkat pratu. Kesepakatan menyewa mobil itu berlangsung di salah satu stasiun pengisian bahan bakar untuk umum di Indramayu, Jawa Barat.

Busron yang merupakan warga Pati, Jawa Tengah, ini memberikan penawaran harga sewa kepada pelaku. Namun, sebelum disepakati, Busron izin ke toilet untuk buang air kecil. Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan pelaku untuk melarikan mobil tersebut.

Mengetahui mobilnya dibawa lari, Busron kemudian melacak keberadaan mobilnya lewat GPS. Hingga Kamis kemarin, terlacak mobil itu berada di Jakarta. Saat memasuki Tol Wiyoto Wiyono di gerbang tol Rawamangun, Busron meminta bantuan polisi untuk mendapatkan kembali mobilnya.

Aparat Patroli Jalan Raya yang sedang bertugas di tol itu langsung membuntuti mobil tersebut hingga mobil itu berhenti di kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Untuk menangkapnya, menurut petugas PJR Tol Wiyoto Wiyono, Ajun Komisaris Tri Waluyo, pihaknya ikut dibantu oleh aparat Polsek Pasar Rebo.

Atas kerja sama itu, aparat kembali membuntuti mobil tersebut yang kembali bergerak ke arah Jakarta Utara. "Selama pengejaran, kami dibantu pemilik mobil yang memantau pergerakan mobil dari GPS," kata Tri Waluyo.

Sesampainya di Sunter, Jakarta Utara, mobil dicegat aparat PJR dan Polsek Pasar Rebo. Pelaku yang dibantu oleh tiga rekannya langsung diamankan ke Kantor Polres Jakarta Utara. 

PenulisMadina Nusrat
EditorRobert Adhi Ksp

Terkini Lainnya

Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

Internasional
KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

Regional
Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Nasional
Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Regional
Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Nasional
65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

Regional
Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Nasional
KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

Nasional
Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Regional
Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nasional
Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Internasional
Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Nasional
Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Nasional
Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Megapolitan
Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Regional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM