Prostitusi Anak di Pejaten Terbongkar - Kompas.com

Prostitusi Anak di Pejaten Terbongkar

Sabrina Asril
Kompas.com - 27/10/2011, 17:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Metro Jakarta Selatan membongkar jaringan prostitusi anak di bawah umur yang beroperasi di Jalan Siaga Swadaya, Pejaten Barat, Jakarta Selatan. Sebanyak tiga tersangka diamankan terkait kasus ini. Ketiga tersangka yang diamankan adalah NN, CP, dan HS.

NN merupakan mucikari yang mencari pelanggan para pria hidung belang, CP adalah germo yang bertugas mencari para korban untuk disalurkan ke NN, sementara HS adalah "pelanggan" tetap NN.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Budi Irawan mengungkapkan, peristiwa ini terungkap dari cerita salah seorang korban, yakni DS (14). DS mengaku dirinya dijadikan pekerja seks komersial (PSK) di bawah umur, tetapi ia tidak menolaknya. Pasalnya, DS menuturkan, dirinya butuh uang tambahan selain uang yang diberikan kedua orangtuanya.

Orangtua DS sempat melihat isi ponsel DS yang berisi janji untuk bertemu dengan seorang pria. Belakangan, diketahui pria itu bernama HS (60). Orangtua DS pun berang. Mereka sengaja mengikuti gerak-gerik anaknya pada waktu pertemuan itu dilakukan. Saat anaknya dan pria itu bertemu, orangtua DS langsung menangkap HS. HS langsung diserahkan ke Polrestro Jakarta Selatan pada 24 Oktober 2011. Dari pengakuan HS dan DS, polisi lalu membekuk dua tersangka lainnya, yakni CP dan NN.

"Korban berkenalan dengan CP dan menceritakan kalau ia butuh duit pada 22 Oktober 2011. CP lalu mengenalkan NN yang mucikari ke korban dan menjanjikan kalau ibu itu bisa memberikan uang," ungkap Budi, Kamis (27/10/2011), di Mapolrestro Jakarta Selatan.

NN langsung menghubungi HS yang sering memakai jasa anak di bawah umur itu. Perjanjian antara HS dan korban pun dibuat. Namun, sebelum terjadi hubungan intim di antara keduanya, orangtua korban langsung datang menggerebek.

"Kami menduga HS itu sudah sering pakai anak-anak lain yang dibawa NN. Makanya disebut pelanggan tetap," tutur Kanit PPA Polrestro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Fitria Mega.

Para pelaku kini ditahan di Polrestro Jakarta Selatan. Mereka dikenai Pasal 81 dan Pasal 88 UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sejumlah barang bukti juga disita, seperti 1 buah kaus warna putih, 1 buah kaus dalam warna putih, 1 bra hitam, 1 buah celana dalam warna hitam, dan uang Rp 200.000.

Polisi menduga banyak pelaku yang terlibat dalam kasus prostitusi di Pejaten tersebut. Sekitar empat anak di bawah umur lainnya juga dikabarkan menjadi PSK.

PenulisSabrina Asril
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

Terkini Lainnya

Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

Regional
Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

Megapolitan
Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

Internasional
Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

Regional
Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

Regional
Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

Regional
Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

Nasional
Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

Megapolitan
Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko 'Online'

Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko "Online"

Nasional
Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

Megapolitan
'Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?'

"Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?"

Nasional
Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

Megapolitan
Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

Nasional
Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja 'Online'

Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja "Online"

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM