Kawanan Ini Punya Uang Tunai Rp 4,8 Juta - Kompas.com

Kawanan Ini Punya Uang Tunai Rp 4,8 Juta

Ratih Prahesti Sudarsono
Kompas.com - 01/12/2011, 15:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Lima orang perampok spesialis toko emas dan dua penadah hasil rampokan mereka ditangkap aparat Subdirektorat Bangtah/Resmob. Barang bukti yang disita antara lain logam mulia 400 gram, dua kunci master untuk membuka kunci rolling door, gunting baja, dan uang tunai Rp 4,8 juta.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Nico Afinta, Kamis (1/12/2011), menjelaskan, pengejaran kepada para tersangka berlangsung enam bulan.

"Sedikitnya merampok di enam toko emas, satu toko jaket, dan satu toko jasa travel. Perampokannya di toko emas, sedikitnya menyebabkan setiap korbannya rugi satu miliar rupiah," jelasnya.

Para tersangka tersebut, kata Kepala Subdirektorat Tahbag/Resmob Ajun Komisaris Besar Hery Heryawan, juga dikejar dua polda lain, karena komplotan ini juga merampok di Bogor dan Banten.

Para tersangka adalah CS alias Dede (22), Ros alias Iwan (34), WA (37), JM, IBR, Asep, dan Yop. Mereka di Jakarta atau Bogor.

PenulisRatih Prahesti Sudarsono
EditorMarcus Suprihadi

Terkini Lainnya

Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

Regional
Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

Megapolitan
Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

Internasional
Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

Regional
Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

Regional
Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

Regional
Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

Nasional
Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

Megapolitan
Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko 'Online'

Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko "Online"

Nasional
Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

Megapolitan
'Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?'

"Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?"

Nasional
Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

Megapolitan
Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

Nasional
Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja 'Online'

Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja "Online"

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM