Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 03:52 WIB
Keluarga Korban Pemerkosaan Buru Angkot M-26
Fabian Januarius Kuwado | Tri Wahono | Jumat, 16 Desember 2011 | 17:52 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga RS (40), korban pemerkosaan di angkutan kota M-26, tidak bisa menahan kemarahannya. Pihak keluarga pun melakukan upaya pencarian sendiri terhadap angkutan umum M-26 yang digunakan pelaku.

"Ya kita enggak cari sampai Jakarta sih, hanya kalau ada yang melihat di sekitar sini aja. Ketemu, saya bakar," ungkap Joy (50), paman kandung korban yang menemani RS melaporkan insiden tersebut ke Polres Kota Depok. Saat ditemui di rumahnya, Jumat (16/12/2011), Joy mengatakan, keluarga memeriksa angkot yang melintas di daerah Jl. Raden Saleh.

Peristiwa pemerkosaan pedagang sayur di dalam angkutan umum M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi, RS (40), terjadi Rabu (14/12/2011) dini hari. RS hingga Jumat sore masih berada di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur bersama dengan suami dan kakaknya. Jumat pagi, RS sempat dijenguk oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan, Linda Gumelar. Meski keadaannya mulai membaik, pihak keluarga mengatakan RS masih mengalami trauma.