Motif Pembunuhan di Bekasi Gara-gara Asmara - Kompas.com

Motif Pembunuhan di Bekasi Gara-gara Asmara

Sabrina Asril
Kompas.com - 23/12/2011, 20:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Identitas mayat perempuan yang ditemukan di kebun kosong, Jalan Masjid Al Ikhlas, Kampung Bojong Tua RT 05 RW 01, Kelurahan Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi pada Kamis (22/12/2011) lalu akhirnya terkuak. Perempuan itu yakni WW. Polisi juga sudah mengamankan dua orang pria berinisial A dan I terkait kasus pembunuhan itu. Sementara itu, R yang diduga pembunuh WW masih diburu aparat kepolisian.

Dari keterangan A dan I yang berperan menggali tanah untuk mengubur WW diketahui bahwa antara WW dan R memiliki hubungan spesial. Pembunuhan itu pun ditengarai lantaran persoalan asmara. Hal ini disampaikan Kapolres Bekasi Kota, Komisaris Besar Priyo Widyanto, Jumat (23/12/2011), di Mapolda Metro Jaya.

"Motifnya diduga karena asmara. Kata dua pelaku yang ditangkap, mereka terlibat cekcok sebelum R membunuh WW," ujarnya.

Dikatakan Priyo, lokasi penemuan mayat juga merupakan tempat yang sering dipakai untuk berkumpul A, I, dan R. "Jadi sempat marah-marah, kemudian R menyerang korban pakai golok," ujar Priyo.

Golok itu didapat dari petugas keamanan di sekitar lokasi yang diambil oleh A. Golok itu kemudian diberikan kepada R melalui I. Setelah R menyerang korban, A dan I kemudian menguburkan WW di kebun kosong. "Golok kami temukan di lokasi," kata Priyo.

Sebelumnya, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di kebun kosong, Jalan Masjid Al Ikhlas, Kampung Bojong Tua RT05 RW01, Kelurahan Jatimakmur, Pondok Gede pada Kamis (22/12/2011) pagi. Saat ditemukan, korban mengenakan baju cokelat bertuliskan "Strenght the Timer" dan celana panjang jeans berwarna hitam tanpa identitas. Mayat ditemukan dengan posisi telungkup dan terkubur hampir setengah badan, yakni dari kepala hingga punggung. Selain itu, bagian belakang kepala juga mengalami luka parah.

PenulisSabrina Asril
EditorI Made Asdhiana

Terkini Lainnya

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

Nasional
Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Nasional
KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

Megapolitan
Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan 'Feeder' Lewati Jalan Ini

Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan "Feeder" Lewati Jalan Ini

Megapolitan
Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Regional
Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Megapolitan
Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Nasional
Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Nasional
Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Regional
Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Megapolitan
Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Regional
Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Regional
Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Internasional
Soal Pilpres, Zulkifli Hasan Tak Bermimpi Jadi Capres atau Cawapres

Soal Pilpres, Zulkifli Hasan Tak Bermimpi Jadi Capres atau Cawapres

Nasional
Setelah di SPMN 13, PDAM Kota Tangerang Akan Pasang Keran Air Siap Minum di Sekolah Lain

Setelah di SPMN 13, PDAM Kota Tangerang Akan Pasang Keran Air Siap Minum di Sekolah Lain

Megapolitan