Kamis, 23 Oktober 2014

News / Megapolitan

Motif Pembunuhan di Bekasi Gara-gara Asmara

Jumat, 23 Desember 2011 | 20:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Identitas mayat perempuan yang ditemukan di kebun kosong, Jalan Masjid Al Ikhlas, Kampung Bojong Tua RT 05 RW 01, Kelurahan Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi pada Kamis (22/12/2011) lalu akhirnya terkuak. Perempuan itu yakni WW. Polisi juga sudah mengamankan dua orang pria berinisial A dan I terkait kasus pembunuhan itu. Sementara itu, R yang diduga pembunuh WW masih diburu aparat kepolisian.

Dari keterangan A dan I yang berperan menggali tanah untuk mengubur WW diketahui bahwa antara WW dan R memiliki hubungan spesial. Pembunuhan itu pun ditengarai lantaran persoalan asmara. Hal ini disampaikan Kapolres Bekasi Kota, Komisaris Besar Priyo Widyanto, Jumat (23/12/2011), di Mapolda Metro Jaya.

"Motifnya diduga karena asmara. Kata dua pelaku yang ditangkap, mereka terlibat cekcok sebelum R membunuh WW," ujarnya.

Dikatakan Priyo, lokasi penemuan mayat juga merupakan tempat yang sering dipakai untuk berkumpul A, I, dan R. "Jadi sempat marah-marah, kemudian R menyerang korban pakai golok," ujar Priyo.

Golok itu didapat dari petugas keamanan di sekitar lokasi yang diambil oleh A. Golok itu kemudian diberikan kepada R melalui I. Setelah R menyerang korban, A dan I kemudian menguburkan WW di kebun kosong. "Golok kami temukan di lokasi," kata Priyo.

Sebelumnya, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di kebun kosong, Jalan Masjid Al Ikhlas, Kampung Bojong Tua RT05 RW01, Kelurahan Jatimakmur, Pondok Gede pada Kamis (22/12/2011) pagi. Saat ditemukan, korban mengenakan baju cokelat bertuliskan "Strenght the Timer" dan celana panjang jeans berwarna hitam tanpa identitas. Mayat ditemukan dengan posisi telungkup dan terkubur hampir setengah badan, yakni dari kepala hingga punggung. Selain itu, bagian belakang kepala juga mengalami luka parah.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : I Made Asdhiana