Jumat, 22 Agustus 2014

News / Megapolitan

Popularitas Calon Gubernur DKI Jakarta

Jokowi Heran dengan Hasil Survei

Selasa, 17 Januari 2012 | 22:06 WIB

SOLO, KOMPAS.com Wali Kota Solo Joko Widodo mengaku heran dengan hasil survei tentang popularitas calon gubernur DKI Jakarta yang selalu menyebut namanya.

Menurut Joko yang akrab dipanggil Jokowi itu, hingga saat ini ia tidak mendaftar di partai yang kini menaunginya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), ataupun partai lainnya.

"Saya heran, kok masuk terus dalam survei. Padahal, saya daftar jadi gubernur saja tidak," kata Jokowi, Selasa (17/1/2012) di Solo.

Meski demikian, menurut Jokowi, jika PDI-P menugasinya untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta, ia siap setelah sebelumnya berhitung tentang konstelasi politik di lapangan dan peta dukungan.

"Sebelum saya memutuskan maju atau tidak, saya akan mempertimbangkan dulu konstelasi politik dan peta dukungan," kata Jokowi.

Dengan naiknya popularitas Jokowi dalam hasil survei terbaru Cyrus Network dengan perolehan 17,3 persen, di bawah Fauzi Bowo dengan 24 persen, membuat banyak pihak menawarkan untuk mendampinginya.

Tidak kurang tiga nama besar, disebut Jokowi, telah menghubunginya Selasa pagi, pascapublikasi hasil survei. "Ada tiga orang besar yang sudah telepon, tetapi tidak bisa saya sebut namanya," ungkap Jokowi.


Penulis: Sri Rejeki
Editor : Agus Mulyadi