Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 04:32 WIB
Buntut 12 Tahanan Kabur
Pengawasan Sel Tahanan Diperketat
Sabrina Asril | Hertanto Soebijoto | Selasa, 7 Februari 2012 | 14:24 WIB
|
Share:
Agnes Rita Sulistiawaty/KOMPAS Inilah Lokasi Kaburnya Tahanan Polsek Cempaka Putih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya menginstruksikan peningkatan pengawasan sel tahanan di masing-masing Kepolisian Sektor dan Kepolisian Resor. Hal ini menyusul peristiwa kaburnya 12 orang tahanan di Polsek Metro Cempaka Putih pada Selasa (7/2/2012) dini hari tadi.

"Sudah langsung diminta ke Polsek dan Polres untuk meningkatkan pengawasan terhadap akses tahanan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Selasa, di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan, petugas jaga di sel tahanan diharapkan untuk disiplin terhadap jadwal piket patrolinya. "Di beberapa polsek ada yang 15 menit atau 30 menit sekali, petugas harus memeriksa kondisi tahanan mulai dari jumlahnya, kesehatannya, dan kelengkapan administrasi," katanya.

Lebih lanjut, Rikwanto mengungkapkan bahwa kini fokus utama kepolisian adalah untuk mencari 10 orang tahanan lain yang kabur.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol, memimpin langsung tim khusus yang dibentuk untuk mengejar para tersangka ini. "Tim khusus sudah dibentuk dan langsung Kapolrestro juga terjun untuk menindaklanjuti peristiwa ini," kata Rikwanto.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 12 orang tahanan Polsek Metro Cempaka Putih melarikan diri dari sel tahanannya pada Selasa (7/2/2012) pukul 02.00 WIB. Mereka kabur dengan cara menggergaji teralis besi di jendela kamar mandi yang ada di dalam sel tahanan nomor 1.

Upaya pembobolan teralis besi ini sudah dilakukan selama seminggu terakhir. Gergaji diduga didapat dari pengunjung yang membesuk. Sebanyak dua tahanan yakni Suwardi dan Agus Winsuprio berhasil diamankan lagi oleh kepolisian pada pukul 10.00 di Tanjung Priok, Jakarta Utara dan Bekasi, Jawa Barat.