DEPOK, KOMPAS.com - Seorang remaja yang juga pengamen jalanan bernama Rizki (15), tewas di Situ Universitas Indonesia (UI), Depok, Selasa (7/2/2012). Saat itu korban berenang bersama enam rekannya.
Rizki tewas di sekitar air terjun di situ yang terletak antara Kampus Pusat Studi Jepang dan Kampus Fakultas Ekonomi UI. Peristiwa ini terjadi, ketika Rizki dan teman-temannya sepakat untuk berenang di situ itu pada pukul 09.00.
Setengah jam kemudian Rizki berteriak meminta tolong, karena situ lebih dalam dari dugaannya. Bagas (14), rekan korban berusaha menolong. "Dia masih bisa menggapai tangan saya, terus mengiggit tangan saya," kata Bagas, saat ditemui usai kejadian.
Rizki tenggelam dan tidak tertolong, setelah melepas gigitannya di tangan Bagas. Selain Rizki, teman-temannya yang ikut berenang di situ tersebut bernama Nurdin (11), Amar (12), Harma (12), Bagas (14), Riki (14), dan Rio (8). Dari semua remaja itu, tidak semuanya dapat berenang, termasuk Rizki.
Nurdin (11), salah satu rekan Rizki, sudah menyarankan agar tidak memilih UI sebagai tempat berenang. Namun Rizki, kata Nurdin, tetap nekat. Mereka semua anak jalanan yang mengamen di kawasan Kelapa Dua, Depok.
Sebelum memilih Situ UI, mereka sempat berencana berenang di Bekasi. Namun rencana ini batal karena Rizki ingin berenang di Situ UI.
Peristiwa ini sudah berkali-kali terjadi. Situ UI memang tidak ada yang menjaga secara khusus, sehingga siapapun dapat mengunjunginya.
Peristiwa sebelumnya menimpa seorang siswa SMA, pada 21 Mei 2011 lalu. Dia tenggelam di Situ UI yang lain, sekitar 100 meter dari lokasi tenggelamnya Rizki.

