RIANA AFIFAH
Warga RT 13 RW 07 Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, masih mengais sisa-sisa barang di rumah bekas kebakaran.
JAKARTA, KOMPAS.com - Rabu (8/2/2012) ini, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengunjungi korban kebakaran yang terjadi di Jalan Lautze, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Selasa (7/2/2012) kemarin. Sebanyak 394 rumah ludes terbakar dan 1.271 kehilangan rumah tinggalnya.
"Saya sudah melihat kondisi yang menjadi korban kebakaran kemarin. Posko kesehatan dan dapur umum juga sudah tersedia," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, ketika berkunjung ke lokasi pengungsian di SD Negeri Pasar Baru 13 Pagi, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Saat ini, lokasi pengungsian korban kebakaran hanya tersisa satu di SD Negeri Pasar Baru 13 Pagi. Padahal sebelumnya, lokasi pengungsian akibat kebakaran tersebut ditetapkan lima titik yaitu SD Negeri Pasar Baru 13 Pagi, kantor Sekretariat RW 06 Kelurahan Kartini, Masjid Al Imron, Masjid Al Hayah, dan Rumah Dinas Lurah Kartini.
Sementara ini, tampak dapur umum dan posko kesehatan yang didirikan oleh Dinas Sosial dan PMI Pusat di Jalan Lautze. Sedangkan sejumlah warga masih sibuk membereskan puing-puing rumah dan mencari barang-barang yang tersisa.
Foke mengatakan, lokasi pengungsian berkurang lantaran banyak pengungsi yang sudah pindah ke rumah keluarganya di kawasan lain. Kendati demikian, dia tetap memastikan bahwa selama 15 hari ke depan bantuan makan an dan kesehatan untuk para pengungsi tetap aman.
"Lima belas hari ke depan kami masih sediakan dapur umum dan posko kesehatan. Selanjutnya, diharap warga sudah mandiri," kata Foke.
Foke meminta pada semua pihak agar bantuan air bersih tetap tidak berkurang dan selalu ada, mengingat kebutuhan air bersih penting dalam kondisi apapun. "Air itu hal yang penting. Jadi jangan sampai kekurangan. Harus terus ada," ujarnya.

