JAKARTA, KOMPAS.com — Pameran lukisan yang menampilkan karya para wanita pelukis digelar Ikatan Wanita Pelukis Indonesia dan pengembang SpringHill di Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/2/2012) kemarin hingga 18 Februari. Pameran itu diselenggarakan khusus untuk membantu Soina (Special Olympics Indonesia), olahraga khusus tunagrahita di Indonesia.
Pelindung Soina, Suryadi Sudirja, menyebutkan, ikhtiar mencari dana ini merupakan peristiwa langka, sebab belum banyak pihak memberi perhatian kepada para penyandang tunagrahita. Padahal, ujar Suryadi, Soina ini memberi ruang berprestasi dan kebanggaan kepada para penyandang tunagrahita.
Sebagai contoh, dalam olimpiade untuk tunagrahita di Athena tahun 2011, para penyandang tunagrahita menunjukkan prestasi sangat gemilang. Anak-anak bangsa tersebut meraih 15 emas, 12 perak, dan 10 perunggu. Prestasi mereka sangat menggetarkan karena terjadi di tengah sulitnya Indonesia meraih prestasi besar di pentas olimpiade.
Dua eksekutif properti Jakarta yang rajin menggelar acara pencarian dana untuk tunagrahita, yakni AH Marhendra dan Gede Widiade, menyatakan, mereka akan terus mencari jalan untuk membantu para penyandang tunagrahita. "Mereka juga anak bangsa yang layak dicintai,” ujar Marhendra.
