Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 05:29 WIB
Jokowi: Kalau Ditugaskan Partai, Harus "Fight"!
Maria Natalia | I Made Asdhiana | Jumat, 10 Februari 2012 | 19:03 WIB
|
Share:
KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Wali Kota Solo Joko Widodo (kanan) didampingi Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Trias Kuncahyono, menuliskan pesan gemar membaca seusai membuka Kompas Gramedia Fair 2011 di Diamond Convention Centre, Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/1/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Joko Widodo alias Jokowi menjadi salah satu tokoh populer yang disebut-sebut akan dicalonkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk ikut dalam Pemilukada DKI Jakarta.

Kalau ditugaskan ya, fight. Harus fight.
-- Joko Widodo

Menanggapi itu, pria yang murah senyum ini mengatakan jika ditugaskan oleh Dewan Pengurus Pusat PDIP ia siap menjalankannya. "Saya tuh enggak mau nguber-nguber dan enggak pengen nguber-nguber jabatan. Kalau ditugaskan partai, beda soal. Kalau ditugaskan ya, fight. Harus fight!" ujar Jokowi di Jakarta, Jumat (10/2/2012).

Menurut Jokowi, saat ini dari partai belum ada pembahasan mengenai pencalonan dirinya di Pemilukada DKI Jakarta. Oleh karena itu, ia juga tak ingin mempersoalkan hal itu.

Selain itu, lanjut Jokowi, jika dicalonkan partai harus mempertimbangkan dan mencari data apakah peluangnya di Jakarta cukup besar untuk menang. "Saya berpikir ginilah, orang mau maju itu harus dihitung yang cermat, dikalkulasi yang matang, peta lapangan harus juga dikuasai dan data-data dikuasai. Kalau ditugaskan pun juga harus dihitung kalau saya merasa ini rasional ya masuk (daftar) fight! Saya enggak mau ditugasin lalu hanya untuk kalah, ngapain," tutur Jokowi sambil tertawa.