Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 05:40 WIB
Bus Juga Tabrak Ruko, Vila, dan Warung Bakso
| Tri Wahono | Jumat, 10 Februari 2012 | 20:51 WIB
|
Share:

Tribun Jabar/R Oktora Veriawan
Kecelakaan maut di jalan Raya Cipanas-Cianjur, Jawa Barat. Bus Karunia Bhakti jurusan Jakarta-Garut dengan nomor polisi Z 7691 DA masuk ke jurang di tikungan Tapal Kuda, Kampung Pameungpeuk RT.02 RW.01, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (6/8). Dari 47 orang penumpang, delapan orang meninggal dunia dan tujuh orang luka parah.

TERKAIT:

BOGOR, KOMPAS.com - Kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Puncak, Cisarua, Bogor diduga akibat rem bus Karunia Bhakti blong. Bus tersebut tidak hanya menabrak mobil dan motor, tapi juga ruko, vila dan warung bakso.

Menurut penuturan saksi mata, bus Karunia Bhakti jurusan Garut-Jakarta melaju kencang tak terkendali dari arah Puncak. Bus selanjutnya menghantam mobil Avanza warna hitam dan Grand Livina serta sebuah angkot. Tak berhenti di situ, bus Kurnia Bhakti menghantam bus Doa Ibu yang melaju dari arah berlawanan.

Bus pun terus melaju sehingga menghantam warung bakso yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Taman Safari. Bus masih terus meluncur masuk ke lokasi vila yang tempatnya berada di bawah sebelum terjerembab.

"Bus menghantam warung bakso dan selanjutnya bus menghantam vila yang berada di bawah. Posisi bus nungging, kepala di bawah, ekor di atas," ujar salah seorang warga yang mengaku bernama Jono di lokasi kejadian.

Akibat kecelakaan ini, jumlah korban tewas telah mencapai 13 orang. Diperkirakan tak kurang dari 20 orang tewas dalam kecelakaan ini. Namun, belum ada data pasti mengingat evakuasi masih dilakukan. Sebagian korban dievakuasi ke RS Paru Cisarua dan RS Ciawi.

"Korban masih kita evakuasi. Sementara data resmi belum ada. Proses evakuasi masih terus berjalan," ujar petugas TMC Ipda Heri Prayitno. (Tribunnews.com/Yogi Gustaman)

Sumber :