Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 05:41 WIB
Dampak Kecelakaan, Puncak Macet Total
| Tri Wahono | Jumat, 10 Februari 2012 | 21:29 WIB
|
Share:

Tribun Jabar/R Oktora Veriawan
Kecelakaan maut di jalan Raya Cipanas-Cianjur, Jawa Barat. Bus Karunia Bhakti jurusan Jakarta-Garut dengan nomor polisi Z 7691 DA masuk ke jurang di tikungan Tapal Kuda, Kampung Pameungpeuk RT.02 RW.01, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (6/8). Dari 47 orang penumpang, delapan orang meninggal dunia dan tujuh orang luka parah.

TERKAIT:

BOGOR, KOMPAS.com — Akibat kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Puncak, Cisarua, Bogor, arus lalu lintas menuju Puncak mengalami kemacetan total, Jumat (10/2/2012) malam ini. Kecelakaan yang telah menewaskan sedikitnya 13 orang itu diduga karena rem bus Karunia Bhakti blong sehingga tak terkendali.

"Situasi lalin di Taman Safari, Jawa Barat, terpantau padat dan tidak bergerak, imbas kecelakaan bus Karunia Bhakti," demikian informasi di akun Twitter NTMC (@NTMCLantasPolri).

Petugas NTMC Ipda Heri Priyanto menuturkan, kemacetan dari arah Jakarta, saat ini sudah terjadi di kawasan Mega Mendung yang berjarak sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian. Kemacetan semakin parah karena pada Jumat malam ini biasanya warga Ibu Kota berbondong-bondong pergi ke Puncak untuk berlibur.

Bus Karunia Bhakti diduga rem blong saat perjalanan dari Garut menuju Jakarta di kawasan Cisarua. Bus lalu menabrak tujuh mobil dan beberapa sepeda motor serta sebuah bus Doa Ibu. Bus tak berhenti di situ. Bus juga menghantam warung bakso Ojo Lali dan kemudian menabrak vila. Kondisi bus saat ini terperosok dengan moncong di bawah.(Tribunnews.com/ Abdul Qodir)

Sumber :