KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
Kecelakaan Bus di Cisarua - Bus Doa Ibu dari arah Bogor menuju Bandung ringsek setelah menjadi salah satu korban bus Karunia Bakti dengan nomor polisi Z 7519 DA dari arah Bandung menuju Bogor yang menabark sejumlah kendaraan dan kios kakilima pedagang makanan di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/2/2012). Peristiwa kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 18.00 ini menewaskan 13 orang. Peristiwa ini diduga rem blong saat bus tersebut melaju dengan kecepatan tinggi di jalan turunan.
CISARUA, KOMPAS.com — Yayan (33), penumpang bus Doa Ibu, adalah salah satu korban yang selamat dalam tabrakan bus Karunia Bakti dari arah Garut ke Jakarta, Jumat (10/2/2012) malam. Ia mengaku saat kejadian baru saja memejamkan matanya. Hanya sekian detik, Yayan langsung kaget karena benturan keras.
"Bus Karunia Bakti sudah menghajar bus Doa Ibu. Semua kursi sebelah kanan dekat kaca roboh. Bapak di samping saya langsung meninggal," ujar Yayan kepada Tribunnews.com di ruang perawatan RS Paru, Cisarua, Bogor, Sabtu (11/2/2012).
Yayan duduk di sisi sebelah kanan bus Doa Ibu, tepatnya bangku kelima dari arah depan. Makanya, kata Yayan, badan bus dari bagian muka ke tengah hancur karena diseruduk Karunia Bakti, yang sebelumnya menabrak sejumlah kendaraan, seperti mobil dan sepeda motor.
"Setelah terjadi benturan, saya melarikan diri dengan kondisi bahu sakit luar biasa. Tapi dipaksakan," tutur Yayan yang mengaku waktu itu habis bekerja di Bogor dan hendak pulang ke Cianjur.
"Dokter sudah memperbolehkan saya pulang," tambah Yayan. (Tribunnews/Yogi Gustaman)

