Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 06:25 WIB
Massa Memukul Sambil Teriak Memprovokasi
Fabian Januarius Kuwado | Tri Wahono | Selasa, 14 Februari 2012 | 18:39 WIB
|
Share:
KOMPAS/SUSI IVVATY Demo anti-FPI berlangsung di Bundaran Hotel Indonesia, Selasa (14/2/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com — Fan Bhaga (25), koordinator lapangan aksi Gerakan Indonesia Tanpa FPI di Bundaran HI, Jakarta Pusat, mengatakan, saat ia dipukuli oleh massa tak dikenal, salah seorang di antaranya meneriakan nada provokatif kepadanya. Hal tersebut dikatakannya di pos polisi Bundaran HI sesaat setelah kejadian.

"Jadi, kan dia lari ke arah saya, terus jatuh, saya tolongin. Nah, sambil mukulin saya, dia teriak, 'valentine haram... valentine haram...," ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (14/2/2012). Ia meyakini massa yang memukuli adalah provokator dan bukan massa yang berunjuk rasa menentang FPI.

Fan Bhaga juga menyayangkan dalam peristiwa tersebut, 215 petugas kepolisian yang diterjunkan dalam aksi tersebut tidak ada yang membantunya. "Tadi ada yang lihat polisi enggak di sana? Enggak ada kan. Ini bukti polisi enggak bisa melindungi kami," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan puluhan massa mengatasnamakan Gerakan Indonesia Tanpa FPI tengah melakukan unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Dalam aksi tersebut, massa menolak keberadaan FPI yang dinilai kerap melakukan tindakan kekerasan.

Aksi yang dimulai pukul 16.00 tersebut berakhir sekitar pukul 18.00 dengan tertib. Setidaknya lima orang ditangkap dalam aksi tersebut, satu di antaranya diketahui bernama Bandi, salah seorang peserta unjuk rasa, sementara empat lainnya tak dikenal dan diduga provokator.