KOMPAS.com/RIANA AFIFAH
Tumpukan boks yang berisi berkas dukungan berupa fotokopi KTP untuk pasangan calon kepala daerah DKI Jakarta.
JAKARTA, KOMPAS.com - Verifikasi administrasi dukungan terhadap calon independen di kelurahan hingga kini masih berlangsung. Dari verifikasi tersebut, ditemukan pencatutan nama Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta Ramdansyah oleh salah satu pasangan bakal calon dari jalur independen dengan inisial FB-BB.
Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah mengaku terkejut ketika dimintai konfirmasi oleh petugas kelurahan terkait hal tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyerahkan KTP sebagai bentuk dukungan pada calon independen mana pun. "Tadi siang saya diberitahu oleh petugas kelurahan. Saya ditanya apakah mendukung salah satu bakal calon independen? Saya juga kaget karena KTP saya ada di tumpukan dukungan di Kelurahan Lagoa," kata Ramdan ketika dihubungi wartawan, Rabu (15/2/2012).
Ia mengatakan, sebelumnya ia pernah dimintai tanda tangan sebagai bukti dukungan. Namun, saat itu ia menolak memberikan tanda tangannya, begitu pula dengan fotokopi KTP. "Memang saya pernah dimintai tanda tangan, tapi saya menolak dan tidak menandatanganinya," ujar Ramdan.
Selain pencatutan nama, Panwaslu DKI Jakarta juga menemukan adanya dukungan ganda, KTP kedaluarsa, serta dukungan yang tercampur di beberapa kelurahan. Untuk itu, Panwaslu akan terus mengawal dan mengawasi tahapan verifikasi yang berlangsung sejak 13-27 Februari nanti.

