Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 06:40 WIB
BBM Nonsubsidi
97 Persen SPBU Siap Pasok BBM Nonsubsidi
Eny Prihtiyani | Marcus Suprihadi | Kamis, 16 Februari 2012 | 11:09 WIB
|
Share:
C11-11 Suasana SPBU di Kuningan,Jakarta-Selatan.

BOGOR, KOMPAS.com — Sekitar 97 persen stasiun pengisian bahan bakar untuk umum di wilayah Jawa-Bali sudah siap memasok BBM nonsubsidi. Jawa-Bali menjadi prioritas karena sekitar 59,6 persen BBM dikonsumsi di kawasan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Hadi Purnomo dalam acara focus group discussion telaah rencana pengurangan konsumsi premiun dan koversi BBM ke bahan bakar gas yang diselenggarakan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) di Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/2/2012).

”Jadi SPBU sudah siap untuk mendukung kebijakan pemerintah,” katanya.

Dia mengatakan, subsidi BBM selama ini sudah sangat membebani negara. Tahun 2011, sekitar 60 persen BBM yang dikonsumsi berupa premiun, 35 persen solar, dan sisanya adalah jenis lainnya.  ”Dari angka itu, sekitar 50 persen lebih premiun dikonsumsi oleh mobil pribadi,” katanya.

Kepala BPKN Tini Hadad mengatakan, solusi yang paling memungkinkan untuk mengurangi beban subsidi adalah menaikkan harga BBM. ”Solusi itu paling memungkinkan ketimbang memaksa konsumen pindah ke pertamax. Kenaikan harga BBM tersebut harus diikuti program konversi,” paparnya.