JAKARTA, KOMPAS.com — Banyak anggaran di APBD Jakarta yang tidak diberitahukan kepada warga. Akibatnya, warga masih ditarik aneka pungutan yang seharusnya tidak ada lagi.
Anggota DPRD DKI Jakarta Taufiqurrahman, Kamis (16/2/2012), mencontohkan, dana penguatan kelurahan dan kecamatan yang dianggarkan Rp 3 miliar per kecamatan. Dana ini harusnya dipakai antara lain untuk kebersihan, kesehatan, keamanan.
"Warga juga masih ditarik pungutan sampah, kerja bakti, atau kegiatan lain. Padahal, untuk kebutuhan ini sudah dianggarkan. Hanya warga tidak tahu," ujar Taufiqurrahman dalam diskusi "Ada Ape dengan Anggaran Jakarta 2012" di LBH Jakarta.
Di level paling bawah ini, potensi penyelewengan anggaran masih ada.

