JAKARTA, KOMPAS.com- Komunitas Historia Indonesia (KHI) akan menggelar "Jakarta Heritage Trails: Menjelajahi Kota Taman Pertama di Indonesia-Menteng" pada hari Minggu (19/2/2012).
Program interdisipliner ini memadukan ilmu-ilmu yang terdapat di dalam ilmu sosial. "Dengan meracik unsur rekreasi-empirik, edukasi, dan hiburan, kami ingin mengemas program ini menjadi lebih menarik, bermanfaat, dan fun," kata Pendiri KHI, Asep Kambali, Kamis (16/2/2012).
Program yang didukung oleh Museum Juang '45 dan Museum Perumusan Naskah Proklamasi itu akan mengajak Anda menelusuri gedung-gedung tua, kota hunian, dan taman tertua di Indonesia, jalan dan gang-gang tua, serta museum di kawasan bersejarah dan budaya di Jakarta yang menjadi milik bangsa sebagai warisan dunia.
"Kegiatan ini cocok untuk segala kalangan, mulai usia tujuh tahun hingga lansia yang akan dibagi dalam tiga golongan, yakni SD (7-11 tahun yang didampingi orangtua), SMP/SMA (12-18 tahun), dan Umum (19-60 tahun)," kata Asep.
Pada pukul 08.30 para peserta akan memasuki acara utama, "Walking Tour", yang akan mengunjungi tempat-tempat bersejarah, meliputi Museum Juang '45, Masjid Cut Meutia, Gedung Eks Imigrasi, Museum Jenderal Besar AH Nasution, Rumah Adolf Heuken (penulis Historical Sites of Jakarta), Taman Suropati dan Patung-patung ASEAN, Gedung Bappenas RI dan Rumah Laksamana Tadashi Maida (yang kini Museum Perumusan Naskah Proklamasi).
"Bagi masyarakat yang tertarik dan ingin ikut, dipersilahkan registrasi melalui SMS ke 0818 0854 6363 (Mbak Rie) dengan format: JHT MENTENG / nama lengkap / jenis kelamin / umur / pekerjaan / alamat twitter / alamat FB. SMS ini bersifat wajib dan berlaku untuk satu orang," ujar Asep lagi.

