Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 06:52 WIB
Perkosaan
Polisi Buru Geng Pemerkosa Kakak Beradik
Neli Triana | Marcus Suprihadi | Kamis, 16 Februari 2012 | 16:33 WIB
|
Share:
KOMPAS/AGNES RITA SULISTYAWATY Konferensi pers tentang maraknya kasus perkosaan di Jakarta, Senin (13/2/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan sedang mengejar dua buron pelaku pemerkosaan terhadap kakak adik, F (14) dan D (12), warga Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan. "Pengejaran terus kami lakukan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Budi Irawan, Kamis (16/2/2012) siang.

Menurut Budi Irawan, tidak ada keinginan menunda atau sengaja memperlambat pengejaran terhadap pemerkosa kakak beradik tersebut. "Buktinya, pelaku lain sudah ditangkap. Berkas kasusnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan dan sudah dilaksanakan proses persidangan," kata Budi.

Kasus pemerkosaan kakak beradik ini menyeruak dan menjadi perhatian publik setelah ibu kedua korban, Yuli (39), melaporkan tragedi yang menimpa keluarganya ke Komisi Nasional Perlindungan Anak, Rabu kemarin. Menurut Yuli, F dan D diperkosa oleh anggota geng di kawasan Tangerang Selatan dan juga geng di Depok.

Pemerkosaan dilakukan beberapa kali antara bulan Juli, Oktober, dan November 2011 lalu. F dan D dijebak dengan perkenalan lewat telepon, penjemputan, dan pemaksaan pemakaian narkoba sekaligus pemerkosaan.

Saat ini kasus pemerkosaan telah disidangkan di Pengadilan Negeri Tanggerang, dengan empat orang pelaku, Wawan Setiawan (22), Aldi Saputra, (20), Sadewo, (22), dan Rafli Afandi, (25), baru menghadapi sidang dakwaan. Sedangkan HR, (16), sudah dalam sidang tuntutan. Namun dua orang lainnya, Hendy dan Yoda, yang diduga sebagai otak pemerkosaan, masih dalam daftar pencarian petugas kepolisian.